Dikira penculik anak, wanita di Pesanggrahan ternyata gangguan jiwa
Katanya, warga curiga perempuan itu adalah sindikat penculik lantaran berulang kali coba memberikan minuman pada anak-anak di kawasan tersebut selain dua calon korban tersebut. Namun, usai melakukan pemeriksaan alhasil perempuan itu bukanlah sindikat penculik.
Seorang ibu rumah tangga usia sekitar 40-an diamankan pihak kepolisian. Pasalnya, ibu yang belum diketahui identitasnya itu diduga melakukan penculikan terhadap dua orang bocah lelaki yakni ZAG (5) dan MKA (6) di Jalan Mawar 2, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, siang tadi. Beruntung aksi itu dapat digagalkan oleh orangtua yang curiga terhadap pelaku.
"Warga yang curiga menangkap pelaku dan menduga bahwa pelaku adalah pelaku penculikan anak," kata Kapolsek Pesanggarahan, Kompol Maulana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/10).
Katanya, warga curiga perempuan itu adalah sindikat penculik lantaran berulang kali coba memberikan minuman pada anak-anak di kawasan tersebut selain dua calon korban tersebut. Namun, usai melakukan pemeriksaan alhasil perempuan itu bukanlah sindikat penculik.
"Perempuan itu ternyata mengalami gangguan kejiwaan," ujarnya.
Atas hal tersebut, lanjutnya, lantas ibu itu pun tak ditahan namun diserahkan ke Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan untuk dilakukan pembinaan.
"Setelah melihat proses assesment, pihak keluarga (korban) juga diberikan pemahaman langsung dari Sudinsos dan yakin bahwa hasil assesment sementara menyatakan bahwa orang yang diduga pelaku (penculikan) mengalami gangguan kejiwaan," pungkasnya.
Baca juga:
Hoaks! Kabar penculikan anak sekolah di Cilodong Depok
Sebelum menculik anak autis di Denpasar, pelaku ajak korban makan bakso
Diduga menculik anak di bawah umur, pria ini diringkus polisi di Denpasar
Dipecat juragan pemulung, Fandi culik dua bocah jadi anak buah
Diperiksa polisi, pria diduga penculik anak di Pondok Aren ngomong ngelantur
Diduga penculik, pria di Tangsel berlaga bak orang gila saat ketahuan