Cerita Azis kais rezeki di tengah banjir Gang Arus, Cawang
Bersama rekan-rekan sebayanya, Aziz membuat perahu 'styrofoam' sebagai angkutan warga di tengah banjir.
Hujan deras yang mengguyur Jakarta tadi malam, membuat kawasan Gang Arus, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, kebanjiran. Ketinggian air mencapai 1 meter.
Meski buat sebagai warga kondisi tersebut sangat merepotkan, namun tidak bagi remaja-remaja ini. Banjir yang merendam permukiman penduduk di gang tersebut malah menjadi rezeki tersendiri buat mereka.
Mereka menggunakan perahu 'styrofoam' untuk menjemput dan mengantarkan warga dari dan ke rumahnya. Dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Beritajakarta.com, Sabtu (2/4), anak-anak itu tampak begitu semangat mendorong perahu 'styrofoam' yang ditumpangi warga.
Meski baju basah dan kering di badan, raut wajah para remaja yang didominasi laki-laki itu justru terlihat bahagia. Walau tidak membandrol harga, warga tetap memberikan imbalan uang pada mereka.
Bersama rekan-rekannya, Azis (15) mengantarkan dan menjemput warga di RW 01 Cawang. Di wilayah itu, mereka menyiapkan enam perahu. Setiap perahu dikendalikan dua anak. Mereka tidak naik perahu, melainkan hanya mendorong sambil berjalan. Namun, jika di lokasi yang dalam, mereka tidak mau.
"Setiap orang naik perahu, ada yang ngasih Rp 4.000 hingga Rp 10 ribu. Uangnya kita bagi berdua dengan teman, lumayan buat jajan bang," ujar Azis.
Bila kondisi banjir seperti ini, lanjutnya, per hari ia bisa mengantongi Rp 40 ribu. Uang sebesar itu dibagi dua dengan rekannya, Satria (15).
Baca juga:
Puncak diguyur hujan lebat, Jakarta siaga I banjir
Curhat soal Ibu Kota, Irjen Tito paling stres hadapi macet & banjir
Ahok akan normalisasi kawasan Berlan secepatnya
Kawasan ditemukannya kulit kabel kini diklaim bebas banjir
Jakarta diguyur hujan, hati-hati lintasi Cilandak dan Asem Baris
Hujan deras sejak sore, wilayah Kalibata banjir hingga 80 cm
Hujan sebabkan banjir & pohon serta tiang listrik tumbang di Jakarta