Anies ubah rute transportasi umum di Jakarta mulai 2019
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut rute transportasi umum di Jakarta tidak mengalami perkembangan sejak puluhan tahun lalu. Menurut Anies, rute transportasi umum di Jakarta saat ini masih sama saja dengan rute di era 1990-an.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut rute transportasi umum di Jakarta tidak mengalami perkembangan sejak puluhan tahun lalu. Menurut Anies, rute transportasi umum di Jakarta saat ini masih sama saja dengan rute di era 1990-an.
"Kendaraan umum massal kita tidak mengalami perubahan transformasi. Bahkan rutenya sejak tahun 1990-an. Bapak Ibu yang sering ke Jakarta sejak zaman kuliah dulu, rute busnya masih sama tidak sampai sekarang? Sama," ujar Anies di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat (9/11).
Anies mengatakan, tidak berkembangnya rute berdampak pada mandeknya jumlah warga menggunakan transportasi umum. Saat ini, menurut Anies, transportasi umum di Jakarta baru menjangkau 68 persen warga.
"Tapi begitu diukur 500 meter ke halte, jangkauan kita turun sekitar 30 persen. Jadi baru 30 persen warga yang terlayani," tutur dia.
Untuk meningkatkan rute transportasi umum, Anies mengklaim Jak Lingko adalah solusinya. Saat ini, Pemprov DKI tengah mengkaji ulang rute transportasi yang ada selama ini dan penataan ulang rute (rerouting).
"Nah konsekuensi dari itu harus ada perluasan rute, harus ada pergeseran rute. Bukan semata pergesaran, tapi perluasan. Insya Allah kita akan mulai di 2019," tandas Anies.
Baca juga:
Musim hujan, Anies tinjau daerah rawan banjir Cipinang Melayu
Soal fit and proper test, M Taufik mau tahu kemampuan Wagub DKI dari PKS
Buat pembeli, begini skema cicilan hunian DP 0 Rupiah
Sandiaga soal Wagub DKI: Kita serahkan saja ke PKS
Triwisaksana PKS tolak fit and proper test untuk pilih Cawagub DKI
Pembangunan Skybridge Tanah Abang molor, PKL kembali bebas berjualan
Anies sebut fase 2 MRT hingga Ancol sebenarnya masih dibahas, tapi sudah ramai