Anies Sudah Serahkan Hasil Survei Serologi UI ke Pemerintah Pusat
Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono mengatakan, berdasarkan hasil riset bersama tak sampai 10 persen warga Jakarta yang terpapar Covid-19 terkonfirmasi atau terdeteksi oleh pemerintah.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, hasil survei serologi yang dilakukan sejumlah pihak telah disampaikannya kepada pemerintah pusat. Yakni Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Pelaksana PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan.
Survei tersebut kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Tim Pandemi FKM UI, Lembaga Eijkman, dan CDC Indonesia.
"Hasil ini sudah saya teruskan kepada Menkes, saya teruskan juga kepada Ketua Pelaksanaan PPKM Darurat untuk bisa menjadi bahan bagi mereka dalam melihat perspektif nasional," katanya dalam diskusi virtual, Sabtu (10/7).
Dia mengungkapkan, survei itu dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dan penyusunan strategi penanganan pandemi Covid-19 secara prespektif nasional. Berdasarkan ekstrapolasi yang dilakukan pada bulan Maret 2021, ditemukan 44,5 persen warga Jakarta pernah terinfeksi virus corona. Lalu, pada Juni 2021 terdapat 49,2 persen masyarakat yang telah terpapar Covid-19.
"Artinya separuh dari penduduk di Jakarta sudah memiliki eksposur, mudah-mudahan kekebalan di dalam urusan Covid-19 kedepan kita akan mendorong lebih jauh supaya kegiatan vaksinasi bisa tuntas," terang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono mengatakan, berdasarkan hasil riset bersama tak sampai 10 persen warga Jakarta yang terpapar Covid-19 terkonfirmasi atau terdeteksi oleh pemerintah.
Dalam survei tersebut jumlah estimasi warga yang terinfeksi yaitu 4,7 juta dari total penduduk Jakarta sebanyak 10 juta orang. Survei serologi dilaksanakan itu berbasis populasi dengan metode sampling, pada kurun waktu 15-31 Maret 2021. Survei dilakukan di 100 kelurahan di 6 wilayah Ibu Kota.
"Jadi sistem kita yang terdeteksi hanya sekitar 8,1 persen. Jadi yang tidak terdeteksi kira-kira lebih, bulatkan, 90 persen," terangnya.
Dia juga menyatakan hampir separuh penduduk Ibu Kota telah terpapar Covid-19. Untuk wilayahnya pun merata di 6 kota dan kabupaten.
Wilayah tertinggi terpapar Covid-19 yakni Jakarta Pusat sebesar 53,7 persen dan terendah di Kepulauan Seribu seribu 39,3 persen. Menurut Pandu, wilayah Jakarta Pusat merupakan daerah banyak perkantoran.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Anies Gunakan Data Selama Pandemi: Jakarta Harus Menjadi Pemberi Arah Internasional
Kehabisan Obat, Warga Isoman Mau Beli Obat Diomeli Tetangganya di Cilincing
Geliat Kelab Malam Prancis yang Kembali Berpesta
Hasil Riset: Permukiman Kumuh di Jakarta Lebih Banyak Terpapar Covid-19
Ingin Warga Jakarta Punya Kekebalan, Anies Dorong Terus Vaksinasi