Anies Ancam Anak Buahnya: Rombongan Tak Berdedikasi, Silakan Keluar dari Barisan
Anies menegaskan bahwa kiprah petugas yang berdedikasi wajib diapresiasi. Karena kerap mengabaikan kepentingan dan kesenangan diri sendiri demi melayani masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi kinerja dan dedikasi petugas yang terlibat dalam pelaksanaan PPKM Darurat. Dedikasi yang mereka tunjukkan justru berbanding terbalik dengan para petugas yang justru melanggar PPKM Darurat.
"Saya ingin sampaikan terima kasih, apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan, yang telah disiplin, yang telah menjadi garda terdepan di dalam mengurangi mobilitas penduduk di masa PPKM darurat ini," ujar dia, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (9/7).
Anies menegaskan bahwa kiprah petugas yang berdedikasi wajib diapresiasi. Karena kerap mengabaikan kepentingan dan kesenangan diri sendiri demi melayani masyarakat.
"Mereka yang bekerja nonstop, tadi disampaikan Pak Kadis apel jam 9 malam, bekerja sampai pagi di saat mayoritas penduduk sedang istirahat. Mereka adalah orang-orang yang berdedikasi tinggi. Kepada mereka kami sampaikan terima kasih dan apresiasi," tegas dia.
Pemprov DKI, lanjut mantan Mendikbud itu, amat membutuhkan sosok-sosok yang mau bekerja bagi masyarakat. Dia meminta, yang tidak mau bekerja dengan baik, silakan mundur.
"Rombongan yang tidak berdedikasi, silakan keluar dari barisan. Bila tidak mundur, kami yang menghentikan dan ini adalah salah satu tindakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa barisan di DKI Jakarta lurus, tegak, menegakan seluruh aturan yang ada," tandas dia.
Baca juga:
Anies: Orang Bertindak Atas Nama Negara Tidak Patut Melanggar Aturan
Kadishub Pecat Anggota Tepergok Nongkrong: Peringatan Bagi yang Lain!
Pemerintah Memberlakukan PPKM Darurat di 15 Daerah Selain Jawa-Bali
15 Kabupaten/Kota di Luar Jawa-Bali Diberlakukan PPKM Darurat Mulai 12 Juli
PPKM Darurat, Pemerintah akan Salurkan Bantuan Beras untuk 20 Juta Orang
Kemenkeu Prediksi PPKM Darurat Tahan Laju Ekonomi Kuartal III-2021