LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Akses Jalan Ditembok, Warga Jelambar Baru Tuntut Keadilan

Warga RW 09, Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat, menuntut dikembalikannya zona hijau di wilayah mereka. Mereka melawan karena jalan tempat tinggal yang merupakan zona hijau ditembok, sehingga menghalangi akses warga.

2018-12-18 17:25:29
Sengketa Lahan
Advertisement

Warga RW 09, Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat, menuntut dikembalikannya zona hijau di wilayah mereka. Mereka melawan karena jalan tempat tinggal yang merupakan zona hijau ditembok, sehingga menghalangi akses warga.

"Lalu kenapa sekarang tanah tersebut ditembok keliling? Memang tanah itu punya siapa?" kata Ketua Aliansi Warga Jelambar Baru Menuntut Keadilan Harno dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/12).

"Sampai sekarang tidak ada satupun orang yang bisa menunjukkan bukti kepemilikan tanah berupa sertifikat! Kalau cuma sekadar PBB atau PPJB atas nama Julia, itu bukan bukti sah kepemilikan," tegas Harno.

Advertisement

Warga pun akhirnya menjebol sebagian tembok selebar 1,5 meter. "Daripada kalau warga mau beribadah ke masjid harus muter jalan, dan kalau ada musibah kebakaran bisa ada jalur evakuasi," ujar Harno menyebut tembok dijebol untuk sirkulasi udara permukiman warga juga.

Namun setelah dijebol sebagian, kata Harno, tanah yang menjadi sengketa tersebut malah terpasang garis polisi.

"Dan hari ini (18/12) di lapangan justru malah empat orang yang diduga oknum polisi malah ikut mengawal aktivitas truk pengurukan," ujar Harno.

Advertisement

"Ini mungkin mau dipakai untuk tekanan psikologis kepada warga. Polisi adalah aparatur negara untuk melindungi rakyatnya bukan sebaliknya. Kami cuma mau tanya, itu tembok dibangun di atas tanah siapa?" tegasnya.

Sementara itu, menurut Ketua RW 09, Trisno, Kejaksaan sudah mencium adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus jual beli dan perubahan fungsi lahan hijau ini. "Warga siap mendukung Kejaksaan supaya kasus ini segera terungkap," ujarnya.

Trisno menambahkan, warga akan tetap berjuang menuntut keadilan. Saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan DPR, Komnas HAM, organisasi-organisasi sosial, tokoh-tokoh masyarakat dan sejumlah pihak.

"Kami hanya menuntut akses jalan untuk warga dikembalikan seperti sedia kala, zona hijau yang selama ini dipakai warga untuk sarana bermain anak dan kumpul-kumpul warga jangan diperjualbelikan!" tegasnya.

Baca juga:
Dirut PT MPL Didakwa Caplok Aset di Kawasan Pergudangan Pakuhaji Tangerang
Warga Gugat Pembangunan Polres Kudus Karena Langgar Aturan Lingkungan Hidup
Pasang Banner Protes, Warga Ledug Banyumas Tolak Pembangunan Tower
Eksekusi Lahan Terdampak Tol Cijago Jadi Tontonan Warga
Eksekusi Lahan Proyek Tol Cijago Mulai Dilakukan
Jokowi Soal Kebijakan Satu Peta: Ibu Sri Mulyani Punya Tanah Di Mana Saja Ketahuan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.