LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ahok tegaskan dana penertiban Kalijodo dari APBD bukan Podomoro

Termasuk dana personel yang ikut membantu dipastikannya memakai anggaran daerah.

2016-05-12 15:01:04
Ahok
Advertisement

Beredar kabar PT Agung Podomoro Land mengucur dana Rp 6 miliar untuk membiayai penertiban lokalisasi Kalijodo, beberapa waktu lalu. Namun, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kembali berdalih isu itu tidak benar.

"Enggak kalau itu, Kalijodo (revitalisasi) justru Sinar Mas Land. Tapi, kalau dia (podomoro) ada keluarkan uang, mungkin untuk jalan inspeksi segala macam," kata Ahok, sapaan Basuki di sela peresmian Ruang Terbuka Publik Raman Anak (RTPRA) di Cilincing, Jakarta Utara, (12/5).

Menurutnya, semua biaya operasional saat penertiban di Jakarta menggunakan dana APBD. Termasuk untuk kepolisian dan TNI yang ikut mengerahkan bantuan.

"Kita ada APBD ada Rp 250 ribu per petugas. Per hari uang makan 38 ribu," tambahnya.

Tapi, kata dia, bisa juga dibantu pihak swasta seperti penertiban di Waduk Pluit lalu. Biasanya, dana itu diberikan pasca penertiban dilakukan, di mana petugas keamanan baik Satpol PP maupun kepolisian masih diminta mengamankan lokasi sampai semua pekerjaan rampung.

"Makanya kalau enggak masuk anggaran yang kita bikin, si pemborong seperti Podomoro, Sedayu atau Jakpro itu menjadi tanggung jawab dia. Kamu bayangin dulu wali kota mau bersihkan Waduk Pluit. Pak Bambang kasih Rp 20 miliar untuk merapikan itu, karena enggak sanggup membersihkan ada uang kerohiman uang makan uang transport macam-macam uang sewa dulu."

"Saya enggak peduli anda mau kasih orang duit, mau ngantar orang pulang ke kampung, mau kasih petugas makan itu urasan Anda. Enggak saya ganti. Nanti saya hitung dari jalan inspeksi yang udah Anda bangun. Inspeksi bisa untung engngak dia? Bisa aja untung. Nah keuntungan ini dia pakai buat petugas segala macam itu urusan dia makanya cara ini jauh lebih menguntungkan DKI dari pada cara yang lama," sambungnya.

Dipastikannya kembali, untuk revitalisasi Kalijodo akan didanai sepenuhnya oleh Sinarmas.

"Mungkin bisa Rp 30 sampai Rp 50 miliar," pungkasnya.

Baca juga:
Podomoro disebut suntik dana Rp 6 M gusur Kalijodo, ini reaksi Ahok
Ahok akan sulap Kalijodo arena skateboard berkelas internasional
Sebulan pascapenggusuran, Kalijodo dibiarkan terbengkalai
Kubu Daeng Aziz minta polisi cari pemasang listrik di Kalijodo
Jadi tersangka pencurian listrik, Daeng Aziz minta PLN diperiksa
Fadli Zon Sindir Ahok: Kita butuh TNI bukan untuk jadi tukang gusur
Ini reaksi Kapolda Tito soal rencana pemanggilan Komisi III

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.