Jadi tersangka pencurian listrik, Daeng Aziz minta PLN diperiksa
Merdeka.com - Polres Jakarta Utara telah memeriksa 10 saksi atas kasus pencurian listrik yang dilakukan Abdul Aziz alias Daeng Aziz. Razman Arief Nasution selaku kuasa hukum Daeng Aziz meminta pihak kepolisian turut memeriksa pihak PLN.
"Pihak saya mengatakan bahwa persoalan listrik saya minta termasuk Pak Daeng juga minta PLN juga dipanggil. Logikanya kan juga begitu, ada kabel listrik PLN di gorong-gorong lalu PLN diperiksa kan ada kontraktornya juga. Nah ini periksa juga dong," kata Razman di Polda Metro Jaya, Senin (7/3).
"Kalau terhadap listrik misalnya pengakuan Aziz ada Rp. 17 juta pertama untuk membuka listrik itu dan tiap bulan kan dibayar rutin, kenapa tidak ada pemeriksaan secara berkala oleh PLN? Apakah ada MCB, kan ada tiga titik yang dicuri arus itu. Kalau begitu satu tahun itu kerugiannya Rp. 15 juta. Lalu Rp. 500 juta kali berapa tahun tuh? Makanya saya minta kiranya PLN juga diperiksa," tambahnya.
Razman berharap kiranya pihak kepolisian tak segan-segan memeriksa PLN dalam kasus ini. Dia menuding pihak PLN pun ikut terlibat, atau bahkan ada oknum yang bermain di kasus tersebut.
"Kedua, pengakuan Pak Daeng dia tidak melakukan pencurian, tetapi sekali lagi kita menghargai proses hukum. Apa lagi Pak Kapolres Metro Jakarta Utara sangat komunikatif dengan kita," ujarnya.
Razman mengklaim, kliennya tidak terlibat dalam kasus pencurian listrik itu. Dia bahkan sesumbar bakal membuktikan kalau Daeng Aziz tidak pernah terlibat dalam kasus tersebut.
"Nanti akan dibuktikan mana yang MCB palsu, mana yang diambil di situ, berapa arus, nah saya mengatakan bahwa logika hukum kalau ada pencurian saya sudah katakan logika hukum harus ikut. Kalau itu tidak ada, predator akan muncul listrik," ujarnya.
"Karena saya kira saya tidak mengupayakan upaya hukum praperadilan. Karena saya kira akan sulit. Daeng Aziz membangun komunikasi untuk memenangkan praperadilan saya kira begitu," tutupnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya