Sebulan pascapenggusuran, Kalijodo dibiarkan terbengkalai
Merdeka.com - Usai diratakan dengan tanah pada 29 Februari lalu, saat ini kawasan Kalijodo yang berlokasi di Jalan Kepanduan II, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, masih dibiarkan begitu saja. Sampai saat ini belum tampak ada pembangunan yang berarti.
Pantauan merdeka.com sebagian dari Jalan Inspeksi yang dibangun tepat di pinggir kanal banjir barat di lokasi tersebut belum ada pembangunan.
Seorang penjual warung kelontong di sekitar wilayah Kalijodo bernama Jamal mengaku, sejak wilayah itu digusur oleh pihak Pemprov DKI Jakarta lebih dari sebulan yang lalu, memang belum tampak adanya kegiatan pembangunan apapun di sana.
"Dari digusur waktu itu, memang belum ada tindak lanjutnya lagi kayaknya," ujar Jamal saat ditemui merdeka.com di lokasi, Selasa (12/4).
Mengenai rencana Pemprov DKI yang akan mengubah kawasan bekas lokalisasi prostitusi itu menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH), Jamal mengaku sangat antusias dan penasaran akan jadi seperti apa nantinya.
Dirinya mengaku ingin sekali melihat pembaharuan dari kawasan tersebut, setelah puluhan tahun berjualan di lingkungan yang akrab dengan praktik prostitusi di wilayah itu.
"Saya sih ingin lihat saja kalau memang mau dijadiin taman. Apalagi katanya nanti bakal ada taman bermain dan lapangan futsalnya. Soalnya di sini dari dulu kan cuma prostitusi aja tahunya," ujar Jamal.
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah mengatakan bahwa pihaknya akan menyulap kawasan Kalijodo menjadi RTH, dengan berbagai fasilitas yang akan disediakan bagi warga DKI di taman tersebut.
Hal ini disebabkan, sampai saat ini total persentase RTH yang ada di wilayah Jakarta hanya berjumlah 9,98 persen. Padahal, menurut Ahok besarnya persentase RTH yang dibutuhkan oleh warga di seluruh wilayah DKI itu adalah sebesar 30 persen.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya