Ahok: Biarin tiang monorail jadi monumen kebodohan Pemprov DKI
Ahok memutuskan setop monorail karena melihat ketidakseriusan PT JM.
Pemprov DKI Jakarta sudah memutuskan proyek monorail tidak dilanjutkan. PT Jakarta Monorail (JM) dianggap membangkang karena ngotot membangun depo di kawasan yang sulit di Tanah Abang dan Waduk Setiabudi.
Keputusan itu membuat tiang-tiang monorail yang sudah berdiri semakin tak ada gunanya. Tapi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, punya ide tiang-tiang yang sudah lama mangkrak itu dijadikan monumen agar warga ingat betapa bodohnya pemerintah daerah.
"Biarinlah itu jadi monumen sejarah bahwa terjadi kebodohan Pemprov DKI saking napsu ingin transportasi massal," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/1).
Sebelumnya, Ahok memutuskan tidak melanjutkan proyek ini karena tidak melihat keseriusan dari PT JM. Mereka juga mereka tidak memiliki pondasi yang kuat secara finansial.
"Anda (PT JM) punya uang 30 persen (dari nilai pembangunan monorail), uangmu mana? Jangan-jangan uang 30 persen itu dari jual properti yang kami kasih izin pada PT JM. Itu yang saya curiga. Jadi kami wajar dong nggak kasih kredit bank kalau kami curiga," ungkapnya kemarin.
Selain itu, pembangunan depo di Tanah Abang dan Waduk Setiabudi seharusnya tidak ada masalah jika PT JM memiliki uang. Tapi pada kenyataannya mereka masih kesulitan. Bahkan, mereka meminta Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan izin.
"Tanah Abang dan Setiabudi kalau anda (PT JM) punya hak bangun jual gambar juga sudah diborong orang. Bisa jadi nggak dapat uang 30 persen itu baru bangunnya, ngeri itu," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.
Dengan melihat hal ini, Ahok memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan PT JM untuk pembangunan monorail. Namun dia menegaskan, bukan berarti Jakarta tidak mungkin memiliki monorail.
"Kalau yang lain harus tender. Monorail bisa tapi harus lelang. Makanya inti? surat tadi kami menolak PT JM membangun di Jakarta sebetulnya dengan rute seperti itu. Kalau dia bangun lagi dia mesti ikut tender dengan rute yang berbeda," tegasnya.
Baca juga:
Ahok kaget PNS wanita di DKI positif narkoba
2015, Ahok genjot masalah transportasi dan jalanan di ibu kota
Kelakuan PNS DKI bikin proyek kacangan anggaran miliaran
Selama 2015, Ahok akan tertibkan aksi demo hingga PKL
Cegah korupsi, Ahok atur APBD DKI pakai sistem tutup buku harian
Ahok hapus uang honor PNS DKI untuk hemat APBD 2015