LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ahok ancam Kadis Isnawa karena sampah: Kalau tak berani saya ganti

Sebelumnya dua kepala Dinas Kebersihan, Unu Nurdin dan Saptastri Ediningtyas dipecat Ahok karena tak tegas pada PT GTJ.

2015-11-06 12:04:31
Polemik Sampah Jakarta
Advertisement

Polemik pembuangan sampah Jakarta ke Bantargebang membuat Dinas Kebersihan kembali disorot. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, meminta Kepala Dinas Kebersihan, Isnawa Adji, untuk berani mengambil tindakan tegas untuk menyudahi sekaligus mencegah polemik ini terulang.

"Saya sudah bilang sama dia (Isnawa), ini seperti pemain bola lho, kalau kamu nggak berani saya ganti," tegas Ahok, sapaan Basuki, saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta. Demikian dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Jumat (6/11).

Dijelaskan, masalah sampah ini seperti penyakit berulang. Dulu, katanya, masalah pengelolaan sampah pulalah yang membuatnya memecat Unu Nurdin sebagai kepala dinas dan digantikan dengan Saptastri Ediningtyas. Rupanya Tyas, sapaannya, tak juga menunjukkan kinerja yang mumpuni.

Kedua orang tersebut tidak berani untuk mengirim surat peringatan kepada PT Godang Tua Jaya (GTJ). Padahal pengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang itu telah melakukan wanprestasi.

"Makanya saya bilang, Dinas Kebersihan ini yang masalah. Makanya saya ganti sama Pak Isnawa, kita harap dia berani," ujarnya.

Setelah diganti Isnawa, lanjut Ahok, Dinas Kebersihan mulai bekerja pada jalurnya. Menurut Ahok, karena SP 1 Isnawa-lah maka terjadinya pengadangan truk sampah milik Pemprov DKI di Bekasi dan Bogor.

Menghadapi kondisi ini, Ahok makin mantab mengambil alih pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Mengingat PT GTJ telah melakukan wanprestasi karena tidak membangun fasilitas senilai Rp 700 miliar. Selain itu beberapa kewajiban juga tidak dipenuhi.

Baca juga:
Soal sampah Jakarta, Ahok sebut Dinas Kebersihan banyak kepentingan
Merugi alasan PT NOEI tak bisa penuhi janji soal TPST Bantargebang
Polemik sampah, warga Bekasi sarankan Ahok cium dulu tanah Bekasi
Ragukan Dinas Kebersihan, DPRD DKI bilang 'ngangkut aja enggak bisa'
Buang sampah, DPRD minta Ahok buat jalur baru ke Bantargebang
Warga Cileungsi izinkan truk sampah melintas asal jangan berceceran
Dinas Kebersihan DKI tarik truk sampah yang diblokir di Cileungsi

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.