LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ahok akan kerja keras jika maju pilkada lewat jalur independen

"Ya kerja lebih keraslah kumpulin satu juta KTP kan. He-he-he," kata Ahok kepada wartawan.

2015-05-26 12:51:32
Ahok
Advertisement

Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) akan berakhir pada 2017. Di tahun itu, Jakarta bakal menggelar pemilihan kepala daerah secara serentak.

Karena sudah keluar dari Partai Gerindra, untuk maju pada Pilgub DKI 2017, Ahok harus memiliki kendaraan baru yaitu mendaftar melalui partai politik. Kecuali jika Ahok ingin maju dari jalur independen.

Suami Veronika Tjan itu akan mengapresiasi bagus mengenai persyaratan KPU yang memperketat jalur independen untuk maju dalam Pilkada. Jika terpaksa lewat jalur independen, Ahok akan berusaha keras untuk mengumpulkan dukungan KTP.

"Ya kerja lebih keraslah kumpulin satu juta KTP kan. He-he-he," kata Ahok kepada wartawan di Istana, Jakarta, Selasa (26/5).

Ketika ditanya apakah dia siap maju dari jalur independen dan mengumpulkan dukungan KTP, Ahok hanya tertawa.

Seperti diketahui, KPU telah mengesahkan Peraturan KPU (PKPU) terkait pencalonan di pilkada, termasuk soal pencalonan calon perseorangan atau independen. Ternyata, syarat maju calon independen lebih berat dibanding PKPU sebelumnya.

Misalnya, di PKPU Nomor 13 tahun 2010, untuk daerah dengan jumlah penduduk 6 juta- 12 juta, dukungan minimal yang dibutuhkan adalah 4 persen. Namun di PKPU Nomor 9 Tahun 2015, untuk daerah dengan jumlah penduduk 6 juta- 12 juta, calon independen harus mengumpulkan minimal dukungan 7,5 persen.

Baca juga:
Demokrat takut revisi UU Pilkada malah ganggu pilkada serentak
Mendagri: Calon independen jangan cuma bisa kumpulkan KTP
Desmond desak KPU berperan berantas politik uang jelang pilkada
Dana Pilkada Surabaya bengkak jadi Rp 27 miliar, Panwaslu protes
Tanda tangan kesepakatan pilkada, Agung dan Ical bertemu minggu ini

Advertisement
(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.