12 Truk angkut sisa bongkaran pemukiman di bawah Tol Pluit
"Kita kerahkan 100 personel dari dinas kebersihan untuk membersihkan area penggusuran."
Kawasan pemukiman di bawah tol Pluit, Jalan Kepanduan I Jakarta Utara, sudah diratakan. Sebanyak 12 truk sampah membawa sisa bongkaran untuk dibuang ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantar Gebang Bekasi.
"Sisa-sisa runtuhan penggusuran nanti dibawa ke Bantar Gebang. Seperti kayu, plastik dan kasur," ujar Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Utara Slamet Riadi ketika dihubungi merdeka.com, Rabu (2/3).
Slamet menuturkan, menerjunkan ratusan anak buahnya untuk membersihkan sisa bongkaran. Lokasi berseberangan dengan lokalisasi Kalijodo, itu dibongkar lantaran dianggap memakai tanah milik negara.
"Kita kerahkan 100 personel dari dinas kebersihan untuk membersihkan area penggusuran. Juga 12 truk siap membawa sampah ke Bantar Gebang," paparnya.
Pihaknya juga mengatakan akan terus melakukan pembersihan selama penggusuran berlangsung. Selain di kawasan bawah tol Pluit, Slamet juga menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pembersihan di wilayah Kalijodo.
"Kalau di Kalijodo, ada tiga truk besar untuk mengangkut sampah ke Bantar Gebang," terangnya.
Baca juga:
Penggusuran ratusan bangunan liar di kolong Tol Pluit
Bekas tempat esek-esek di kolong Tol Pluit dibuat sarana olahraga
Setelah Kalijodo, Ahok bidik bangunan liar lainnya untuk digusur
Penghuni pemukiman di kolong Tol Pluit bukan warga ber-KTP DKI