Penyebab Nyeri Punggung yang Wajib Diperhatikan, Begini Cara Mengatasinya
Penyebab nyeri punggung bisa bermacam-macam, mulai dari cedera, aktivitas sehari-hari, hingga kondisi medis.
Anda mungkin pernah mengalami nyeri punggung. Nyeri punggung ini memang sering dialami oleh banyak orang, terlebih pada orang-orang kantoran yang banyak menghabiskan waktunya duduk di depan komputer.
Penyebab nyeri punggung bisa bermacam-macam, mulai dari cedera, aktivitas sehari-hari, hingga kondisi medis. Nyeri punggung dapat memengaruhi siapa saja terlepas dari usia dan jenis kelaminnya. Namun, seiring bertambahnya usia, risiko nyeri punggung juga akan meningkat.
Nyeri punggung bawah berkaitan dengan tulang belakang lumbar, cakram di antara tulang belakang, ligamen di sekitar tulang belakang dan cakram, sumsum tulang belakang dan saraf, otot punggung bawah, organ dalam perut dan panggul, dan kulit di sekitar daerah lumbar.
Sedangkan nyeri punggung bagian atas bisa disebabkan karena gangguan pada aorta, tumor di dada, dan peradangan tulang belakang.
Karena ini adalah masalah kesehatan yang sering dialami, maka penting untuk mengetahui apa penyebab nyeri punggung agar kita bisa melakukan tindakan pencegahan.
Dilansir dari medicalnewstoday.com, berikut kami sampaikan apa saja penyebab nyeri punggung yang perlu diwaspadai.
Ragangan
Nyeri punggung biasanya berasal dari ragangan otot, ketegangan, atau cedera. Penyebab nyeri punggung yang umum antara lain adalah:
- otot atau ligamen yang tegang
- kejang otot
- ketegangan otot
- cakram yang rusak
- cedera, patah tulang, atau jatuh
Aktivitas yang dapat menyebabkan ketegangan meliputi:
- mengangkat sesuatu dengan postur yang tidak benar
- mengangkat sesuatu yang terlalu berat
- membuat gerakan tiba-tiba
Masalah Struktural
Sejumlah masalah struktural juga dapat menjadi penyebab nyeri punggung, seperti:
- Cakram yang pecah: Setiap vertebra di tulang belakang dilapisi oleh cakram. Jika cakram pecah akan ada lebih banyak tekanan pada saraf, sehingga mengakibatkan sakit punggung.
- Cakram yang menonjol: Dengan cara yang sama seperti cakram yang pecah, cakram yang menonjol dapat menghasilkan lebih banyak tekanan pada saraf.
- Linu panggul: Rasa sakit yang tajam dan menusuk menjalar melalui pantat dan ke bagian belakang kaki, yang disebabkan oleh cakram yang menonjol atau hernia yang menekan saraf.
- Arthritis: Osteoarthritis dapat menyebabkan masalah pada persendian di pinggul, punggung bawah, dan tempat lainnya. Dalam beberapa kasus, ruang di sekitar sumsum tulang belakang akan menyempit. Kondisi ini dikenal sebagai stenosis tulang belakang.
- Lengkungan tulang belakang yang tidak normal: Jika tulang belakang melengkung dengan cara yang tidak biasa, bisa menjadi penyebab nyeri punggung. Contohnya adalah skoliosis, di mana tulang belakang melengkung ke samping.
- Osteoporosis: Tulang, termasuk tulang belakang, bisa menjadi rapuh dan keropos, membuat fraktur kompresi lebih mungkin terjadi.
- Masalah ginjal: Batu ginjal atau infeksi ginjal dapat menjadi penyebab nyeri punggung.
Gerakan dan Postur
Sering duduk dengan posisi yang sangat membungkuk dapat peningkatan masalah punggung dan bahu dari waktu ke waktu. Itulah kenapa, salah satu penyebab nyeri punggung juga bisa berasal dari beberapa aktivitas sehari-hari atau kebiasaan postur Anda yang buruk.
Contohnya seperti:
- memutar
- batuk atau bersin
- ketegangan otot
- peregangan berlebihan
- membungkuk untuk waktu yang lama
- sering mendorong, menarik, mengangkat, atau membawa sesuatu
- berdiri atau duduk dalam waktu lama
- menegangkan leher ke depan, seperti saat mengemudi atau menggunakan komputer
- mengemudi dalam waktu lama tanpa istirahat, meski tidak membungkuk
- tidur di kasur yang tidak menopang tubuh dan menjaga tulang belakang tetap lurus
Penyebab Nyeri Punggung Lainnya
Beberapa kondisi medis juga dapat menjadi penyebab nyeri punggung, seperti:
- Sindrom cauda equina: Cauda equine adalah kumpulan akar saraf tulang belakang yang muncul dari ujung bawah sumsum tulang belakang. Gejalanya meliputi nyeri tumpul di punggung bawah dan pantat bagian atas, serta mati rasa di pantat, alat kelamin, dan paha. Terkadang juga ada gangguan fungsi usus dan kandung kemih.
- Kanker tulang belakang: Tumor di tulang belakang dapat menekan saraf, mengakibatkan sakit punggung.
- Infeksi tulang belakang.
- Infeksi lain: Penyakit radang panggul, kandung kemih, atau infeksi ginjal juga dapat menjadi penyebab nyeri punggung.
- Gangguan tidur: Orang dengan gangguan tidur lebih berpotensi mengalami nyeri punggung, dibandingkan dengan yang tidak.
- Herpes zoster: Infeksi yang dapat mempengaruhi saraf dapat menyebabkan nyeri punggung. Ini tergantung pada saraf mana yang terpengaruh.
Cara Mengatasinya di Rumah
Ada beberapa cara mengatasi nyeri punggung yang bisa Anda lakukan di rumah, antara lain:
Terapi hangat dan dingin
Kompres es dapat meredakan ketidaknyamanan dan membantu mengurangi peradangan pada fase nyeri punggung jangka pendek. Namun, jangan tempelkan es langsung ke kulit Anda. Bungkus dengan handuk tipis atau kain kasa untuk mencegah kerusakan pada kulit.
Kompres hangat juga dapat meredakan rasa sakit saat peradangan telah mereda. Pertimbangkan untuk beralih antara panas dan dingin.
Latihan
Latihan untuk memperbaiki postur dan memperkuat otot punggung dan perut adalah pilihan yang bisa Anda coba. Cara pengobatan ini bisa membantu:
- memperbaiki postur
- menggunakan teknik mengangkat yang tepat
- memperkuat otot inti
- meregangkan otot untuk meningkatkan fleksibilitas
Terapis fisik dapat mengajari Anda cara melakukan jenis latihan ini di rumah.
Minyak esensial
Penelitian menunjukkan bahwa minyak esensial atau salep yang dibuat dengan capsaicin dapat membantu mengurangi rasa sakit. Capsaicin adalah bahan dalam paprika yang membuatnya panas. Bahan-bahan ini dapat menurunkan kepekaan saraf di daerah yang terkena dan mengurangi rasa sakit yang Anda rasakan.