6 Manfaat Chitosan untuk Kesehatan, Bantu Turunkan Berat Badan hingga Tekanan Darah
Chitosan adalah gula yang diperoleh dari kerangka luar yang keras dari makhluk krustasea seperti kerang, termasuk kepiting, lobster, dan udang.
Bagi banyak orang, chitosan atau kitosan mungkin merupakan kata yang tidak familiar di telinga. Melansir dari webmd.com, chitosan adalah gula yang diperoleh dari kerangka luar yang keras dari makhluk krustasea seperti kerang, termasuk kepiting, lobster, dan udang.
Chitosan diekstraksi dari cangkang udang, lobster, dan kepiting. Ini adalah zat berserat yang bermanfaat untuk menghalangi penyerapan lemak dan kolesterol makanan. Saat digunakan pada luka, chitosan dapat membantu dalam proses pembekuan darah.
Chitosan digunakan untuk masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, penyembuhan luka, dan kondisi lainnya. Namun, hanya ada sedikit bukti ilmiah yang mendukung kegunaannya.
Dalam bidang farmasi, chitosan digunakan sebagai pengisi tablet, memperbaiki cara obat tertentu untuk larut, dan menutupi rasa pahit. Bahan ini juga digunakan untuk membantu membuat makanan bertahan lebih lama.
Untuk kesehatan tubuh, chitosan dinilai memiliki beberapa manfaat yang bisa kita ambil. Berikut, melansir dari inlifehealthcare.com beberapa manfaat chitosan untuk kesehatan tubuh.
Meningkatkan Efektivitas Insulin
Manfaat chitosan yang pertama untuk meningkatkan efektivitas insulin. Kitosan dipercaya dapat membantu mencegah diabetes pada seseorang, khususnya diabetes yang berhubungan dengan obesitas.
Kapsul kitosan dapat menurunkan kadar gula darah, dan semakin banyak kitosan yang dikonsumsi, semakin banyak gula darah yang diturunkan. Manfaat kitosan juga dapat menyeimbangkan aktivitas sel yang memproduksi insulin, sehingga membuat insulin bekerja lebih efisien dalam menurunkan gula darah.
©2012 Shutterstock/Stuart Miles
Menjaga Tingkat Kolesterol
Manfaat chitosan yang kedua untuk menyeimbangkan tingkat kolesterol darah. Kolesterol didefinisikan sebagai senyawa seperti lilin dan lemak yang ditemukan di sebagian besar jaringan tubuh termasuk darah dan saraf.
Kolesterol sangat membantu dalam membuat lapisan luar berbagai sel, membentuk asam empedu yang secara terus menerus bertindak untuk mencerna makanan di usus, dan juga memungkinkan tubuh manusia untuk memproduksi vitamin D dan hormon.
Ada dua jenis kolesterol, yaitu LDL (kolesterol jahat) dan HDL (kolesterol baik). Low-density lipoprotein (LDL) umumnya dikenal sebagai kolesterol jahat karena dapat mengangkut kandungan molekul lemak ke dalam dinding arteri jantung yang kemudian mengakibatkan penyumbatan arteri dan dapat meningkatkan kemungkinan penyakit kardiovaskular dan stroke.
Dalam hal ini, kitosan telah terbukti manfaatnya untuk membantu mengurangi kadar lipoprotein densitas rendah (LDL). Kitosan sangat membantu dalam menjaga metabolisme kolesterol rendah yang sehat dan juga menyebarkan metabolisme lipid yang sehat.
Membantu Menurunkan Berat Badan
©2018 Merdeka.com/Pixabay
Manfaat chitosan yang ketiga untuk menurunkan berat badan. Kitosan bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk membantu menurunkan berat badan. Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan serangan jantung, stroke, diabetes, asam urat, batu empedu dan kanker.
Jika Anda memiliki kelebihan berat badan, tubuh akan mudah terasa lelah, mengalami masalah pernapasan, mengalami iritasi kulit, dan sering mengalami nyeri punggung bawah dan persendian yang dapat sangat mempengaruhi mobilitas.
Kitosan adalah sumber serat bagus yang membantu seseorang menurunkan berat badan karena konsentrasi serat tidak larutnya yang tinggi. Serat tidak larut akan bergabung dengan air untuk mengembang di perut dan membuat seseorang merasa kenyang untuk waktu yang lama.
Mencegah Penyakit Chron
Manfaat chitosan yang keempat untuk mencegah penyakit chron. Penyakit Crohn adalah penyakit kronis yang terjadi pada usus kecil. Kitosan sendiri telah ditemukan dapat mencegah penyakit Crohn dengan mengurangi kadar homosistein dalam tubuh.
Penyebab penyakit Crohn masih belum dapat diketahui. Penyakit Crohn dapat menyebabkan tukak parah di usus kecil, usus besar, atau keduanya. Diare, sakit perut, muntah, demam, dan penurunan berat badan adalah gejala utama penyakit Crohn.
Sudah umum ditemukan bahwa dengan setiap peningkatan pikomolar dalam tingkat kitosan aktif, risiko penyakit Crohn berkurang tiga persen.
Mengurangi Risiko Anemia
healthguides.healthgrades.com
Manfaat chitosan yang kelima dapat mengurangi risiko anemia. Kekurangan kitosan terkait dengan kondisi anemia. Anemia adalah kondisi medis di mana kitosan tidak diserap dengan baik oleh tubuh manusia, yang mengakibatkan efek buruk defisiensi secara keseluruhan.
Gejala umum anemia adalah tubuh yang terasa lemah dan lelah, mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki, dan lidah berwarna merah cerah dan halus.
Konsumsi kitosan dinilai dapat dapat mengurangi risiko anemia. Dengan suntikan dan suplemen kitosan, dapat meningkatkan peluang bagi tubuh agar dapat terlindungi dari anemia.
Mengatasi Tekanan Darah Tinggi
Manfaat chitosan yang terakhir untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu kondisi medis kritis yang dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, penyakit jantung koroner, gagal jantung, gagal ginjal dan masalah kesehatan serius lainnya.
Dari faktor-faktor risiko yang dapat dikendalikan, hipertensi jelas membutuhkan perhatian khusus, terlebih penyakit ini sudah memengaruhi banyak orang. Manfaat signifikan ditemukan pada orang dengan tekanan darah tinggi yang secara teratur mengonsumsi suplemen kitosan.
Konsumsi kitosan secara teratur dinilai membantu menurunkan tekanan darah sistolik. Saat jantung berdetak, ia berkontraksi dan mendorong darah melalui arteri jantung untuk dialirkan ke seluruh tubuh manusia. Gaya ini menciptakan tekanan pada arteri. Inilah yang disebut dengan tekanan darah sistolik.