Zoya mengaku jadi kerudung pertama yang dihalalkan MUI
Klaim tersebut diposting pertama kali melalui akun Facebook mereka, ZoyaLovers. Benarkah?
Perusahaan busana muslim dan kosmetik, Zoya mengklaim produk kerudungnya yang pertama kali mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Klaim tersebut diposting pertama kali melalui akun Facebook mereka, ZoyaLovers.
Dalam postingan yang dimuat sejak 7 Januari 2016 lalu itu, Zoya menyebut tak semua produk kain halal. Halal atau haram produk kain terletak pada penggunaan emulsifiernya dalam proses pencucian. Banyak yang menggunakan gelatin babi. Sementara Zoya mengaku emulsifiernya berasal dari tumbuhan sehingga halal.
Lewat sertifikat MUI tersebut, perusahaan ini meyakini kerudung buatannya halal. Akun ini juga memuat sertifikat MUI dengan nomor 01171156041015.
"Alhamdulillah zoya mendapatkan sertifikat dari MUI, sebagai kerudung halal pertama di Indonesia. Zoya, cantik nyaman halal," demikian dikutip dari akun resmi Zoya, Rabu (3/2).
Saat merdeka.com mencoba mengonfirmasi mengenai sertifikat halal tersebut, nomor yang tercantum pada akun tersebut tidak aktif.
Baca juga:
Kini mulai banyak restoran di Jepang miliki sertifikat halal
Cerita pejabat pasok ayam di balik isu Solaria mengandung babi
Solaria pertanyakan pernyataan MUI Balikpapan soal DNA babi
2 Sertifikat halal Solaria dan temuan bumbu masak mengandung babi
Beberapa gerai Solaria di Kaltim diduga pakai bumbu berunsur babi