Gelas yang bisa dimakan ini bisa jadi solusi permasalahan sampah
Tak hanya untuk menyajikan minuman, gelas ini juga bisa dimakan. Inilah solusi terbaru untuk atasi limbah sampah.
Limbah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang menjadi sumber keprihatinan dunia saat ini. Untuk mengatasinya, sebuah perusahaan bernama Loliware mencoba memberikan solusi lewat produk yang sederhana namun kreatif. Mereka memperkenalkan gelas ramah lingkungan yang bisa dimakan.
Tak hanya untuk menyajikan minuman, gelas ini juga bisa disantap langsung. Jika dibuang ke tanah pun, produk ini bisa diuraikan oleh alam dalam waktu 60 hari saja. Dilansir The Huffington Post (16/6), gelas biodegradable sekali pakai ini bisa menjadi solusi untuk menghindari pemborosan plastik.
Gelas Loliware terbuat dari rumput laut dan pemanis organik, sehingga benar-benar aman untuk dikonsumsi. Selain itu, gelasnya sendiri tersedia dalam berbagai rasa, yaitu jeruk, ceri, dan matcha (teh hijau Jepang).
"Anda bisa melemparkannya ke rerumputan atau hancurkan dalam hitungan menit dengan air panas," kata Chelsea Briganti, co-founder Loliware kepada The Guardian. "Untuk setiap cangkir yang dimakan, kita bisa mengurangi jumlah gelas plastik yang masuk ke tempat pembuangan sampah."
Ide pembuatan gelas Loliware terlintas di benak para pendirinya pada tahun 2010. Saat itu mereka mengikuti kompetisi Jell-O. Persyaratan yang diajukan oleh panitia saat itu adalah peserta harus membuat desain original yang bisa disantap dari bahan gelatin. Loliware kemudian mencoba mewujudkan produk kreasi mereka lewat kampanye pendanaan massa Kickstarter. Saat ini dengan suntikan dana $ 600.000 dari Shark Tank, gelas Loliware sudah bisa menjangkau pasar.
Untuk ke depannya, Loliware berniat mengembangkan produk mereka. Perusahaan ini berencana untuk membuat peralatan makan lain dari bahan yang sama, antara lain sedotan dan botol yang bisa dimakan.
Baca juga:
Icip daging sapi dalam sebatang cokelat, bagaimana rasanya?
Canggih, gaun ini bisa membaca emosi pemakainya!
Dunia terkejut, siswi Jepang buat anak ayam menetas tanpa cangkang
Desa botol plastik, solusi kreatif untuk kurangi limbah di Panama
Mahasiswa UB Malang bikin tas cerdas untuk penderita asma