LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Wali Kota: Pengepungan Rusia di Mariupol Ukraina Tewaskan 10.000 Lebih Warga Sipil

Beberapa waktu lalu, serangan Rusia juga menghantam rumah sakit di Mariupol.

2022-04-12 09:54:53
Rusia Serang Ukraina
Advertisement

Wali Kota Mariupol Ukraina, Vadym Boychenko menyampaikan pada Senin, lebih dari 10.000 warga sipil tewas dalam pengepungan Rusia di kota itu, dan angka kematian bisa melampaui 20.000 karena mayat-mayat bergelimpangan di jalan-jalan.

Dihubungi The Associated Press (AP) melalui telepon pada Senin, Boychenko juga mengatakan pasukan Rusia membawa peralatan kremasi bergerak ke kota itu untuk menghilangkan mayat-mayat tersebut. Dia juga menuduh pasukan Rusia menolak mengizinkan konvoi kemanusiaan memasuki kota itu sebagai upaya menutupi pembantaian.

Pasukan Rusia membawa banyak mayat ke pusat perbelanjaan besar di mana terdapat fasilitas penyimpanan dan lemari pendingin.

Advertisement

"Krematorium bergerak itu tiba dalam bentuk truk: Anda buka, dan ada pipa di dalamnya dan mayat-mayat ini dibakar," ujarnya, dikutip dari laman Al Arabiya, Selasa (12/4).

Pemerintah Ukraina menuduh pasukan Rusia melakukan kekejaman, termasuk pembantaian di kota Bucha, di luar ibu kota Kiev, serangan udara menghantam rumah sakit di Mariupol, dan serangan rudal yang menewaskan sedikitnya 57 orang pekan lalu di sebuah stasiun kereta api di kota Kramatorsk.

Boychenko mengatakan, sekitar 120.000 warga sipil di Mariupol sangat membutuhkan makanan, air, alat penghangat dan komunikasi.

Advertisement

Dia juga mengatakan hanya penduduk yang tekah melewati "kamp penyaringan" Rusia yang dibebaskan dari kota itu. Dan yang tidak lolos "penyaringan" ditempatkan dalam penjara buatan, sementara sedikitnya 33.000 orang dibawa ke Rusia atau ke wilayah yang dikuasai separatis di Ukraina.

Pertempuran di Mariupol juga terus berlangsung.

"Ini sulit, tapi militer heroik kami bertahan," kata Boychenko.

Baca juga:
Pemimpin Chechnya: Rusia Akan Kuasai Kiev dan Gencarkan Serangan ke Kota-Kota Lain
Invasi Ukraina Ciptakan Paranoia dan Polarisasi di Tengah Masyarakat Rusia
Potret Kuburan Warga Sipil Ukraina di Pinggir Jalan Kota Mariupol
Rusia Tunjuk Jenderal Baru Pimpin Perang di Ukraina, AS Sebut Sosoknya Dikenal Brutal
Roket Rusia Hancurkan Bandara Kota Dnipro Ukraina
Ukraina Sebut 1.200 Lebih Mayat Ditemukan di Dekat Kiev
Moskow: Konfrontasi Militer Langsung AS-Rusia Bisa Terjadi

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.