Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ukraina Sebut 1.200 Lebih Mayat Ditemukan di Dekat Kiev

Ukraina Sebut 1.200 Lebih Mayat Ditemukan di Dekat Kiev Pembongkaran kuburan massal korban pembantaian di Bucha Ukraina. ©REUTERS/Valentyn Ogirenko

Merdeka.com - Ukraina menyampaikan pada Minggu (10/4), pihaknya menemukan lebih dari 1.200 mayat di wilayah Kiev, menjelang serangan masif Rusia yang diperkirakan akan menggempur wilayah Ukraina timur.

Gempuran besar Rusia menghantam Ukraina sepanjang akhir pekan kemarin, meningkatkan jumlah korban jiwa dalam perang yang berlangsung sejak akhir Februari lalu.

Pada Minggu pagi, gempuran Rusia membunuh dua orang di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, menurut gubernur regional Oleg Sinegoubov, sehari setelah 10 warga sipil, termasuk seorang anak, tewas dalam pengeboman di kota itu.

"Tentara Rusia terus memerangi warga sipil karena kekalahan di garis depan," kata Sinegoubov di Telegram, dikutip dari Channel News Asia, Senin (11/4).

Di Dnipro, kota industrial dengan penduduk sekitar 1 juta jiwa, hujan rudal Rusia hampir menghancurkan bandara setempat, menyebabkan sejumlah korban jiwa, menurut pemerintah setempat.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy mengutuk serangan terhadap warga sipil, dan setelah berbicara dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan mereka sepakat "bahwa semua pelaku kejahatan perang harus diidentifikasi dan dihukum".

Jaksa Agung Ukraina, Iryna Venediktova mengatakan pihaknya sedang memeriksa 500 pejabat terkemuka Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, atas dugaan kejahatan perang.

Venediktova juga mengatakan, di sekitar Kiev saja, 1.222 mayat ditemukan sejauh ini.

Sedikitnya dua mayat ditemukan di dalam lubang got di sebuah pom bensin di jalan raya di luar kota Kiev pada Minggu, seperti yang dilihat wartawan AFP. Mayat itu memakai baju sipil dan militer.

Sementara itu angka kematian bertambah di Ukraina timur, di mana serangan rudal Rusia menghantam stasiun kereta api pada Jumat menewaskan 57 orang di kota Kramatorsk, menurut data revisi yang diterbitkan gubernur Donetsk, Pavlo Kyrylenko.

PBB menyampaikan pada Minggu, tercatat 4.232 warga sipil Ukraina yang menjadi korban perang sampai saat ini, di mana 1.793 tewas dan 2.439 terluka. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP