LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

UNICEF: Infrastruktur di Gaza Hancur Total

Kehancuran akibat agresi brutal Israel ini menyebabkan krisis kemanusiaan besar dengan sektor kesehatan kolaps dan kekurangan air bersih.

Rabu, 07 Mei 2025 13:31:00
jalur gaza
UNICEF: Infrastruktur di Gaza Hancur Total (merdeka.com)
Advertisement

Badan PBB untuk anak-anak atau UNICEF mengungkapkan, infrastruktur Gaza hancur total akibat agresi brutal Israel sejak Oktober 2023. Ini menyebabkan situasi kemanusiaan di Jalur Gaza telah menjadi bencana besar yang memenuhi semua standar. Demikian disampaikan juru bicara UNICEF, Dr. Kazem Abu Khalaf, dalam sebuah wawancara di televisi berita eXtra.

Abu Khalaf mengatakan, apa yang terjadi di Gaza adalah tragedi besar yang terjadi di depan mata dan telinga dunia, tanpa adanya tindakan nyata dari masyarakat internasional. Ia menjelaskan, perbedaan antara Yerusalem dan Gaza sangat signifikan, mengingat Gaza menghadapi keruntuhan hampir total di sektor-sektor penting, terutama sektor kesehatan. Dari 36 rumah sakit, hanya 20 atau 22 yang beroperasi sebagian, dan rumah sakit tersebut lebih seperti klinik berkapasitas terbatas daripada rumah sakit yang sebenarnya.

“Hal ini menjelaskan banyaknya jumlah orang yang terluka dan sakit yang membutuhkan perawatan di luar Gaza, diperkirakan mencapai ribuan, termasuk sedikitnya 3.000 hingga 4.000 anak-anak. Namun, jumlah mereka yang telah pergi untuk berobat sangat sedikit, karena evakuasi medis berlangsung secara acak dan kacau,” jelasnya, dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (7/5).

Kekurangan tenaga medis, obat-obatan, dan peralatan medis semakin memperburuk kondisi. Akibatnya, akses layanan kesehatan yang memadai menjadi sangat terbatas, mengancam keselamatan banyak jiwa. Selain itu, kerusakan infrastruktur juga berdampak pada akses air bersih, yang menyebabkan peningkatan kasus diare dan malnutrisi, terutama di kalangan anak-anak dan ibu hamil yang rentan.

Advertisement

Abu Khalaf juga menyampaikan, akibat infrastruktur di Jalur Gaza hancur total, air telah menjadi komoditas langka karena hancurnya sistem air dan sanitas. Pipa-pipa air rusak, sistem pembuangan limbah tidak berfungsi, dan tumpukan puing-puing serta bahan peledak yang belum meledak tersebar di mana-mana. Kondisi ini tidak hanya menghambat upaya penyelamatan dan pemulihan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan penduduk, khususnya anak-anak yang lebih rentan terhadap bahaya. Pembatasan akses masuknya bantuan kemanusiaan dan material konstruksi semakin memperparah situasi darurat ini.

Kekurangan Gizi Ibu Hamil dan Anak-Anak

Abu Khalaf menyampaikan, sekitar 25 persen anak di bawah usia lima tahun menderita diare encer akibat pencemaran air, sementara 75 persen keluarga kesulitan mendapatkan air bersih, dan ketika mereka menemukannya, mereka terpaksa memilih antara menggunakannya untuk memasak, mandi, atau mencuci.

Advertisement

“Kami melakukan survei terhadap 17.000 perempuan hamil dan menyusui, dan ditemukan bahwa setidaknya 1.000 dari mereka menderita kekurangan gizi dan memerlukan perawatan segera,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, kekurangan gizi di kalangan perempuan hamil memengaruhi anak-anak mereka, dengan banyak yang lahir dengan berat badan di bawah normal.

“Kami mensurvei puluhan ribu anak dan menemukan bahwa setidaknya 9.000 anak menderita kekurangan gizi parah dengan tingkat yang bervariasi. Banyak anak di Gaza telah menjadi yatim piatu; setidaknya 41.000 dari mereka adalah yatim piatu, termasuk 2.000 yang telah kehilangan kedua orang tua,” tambahnya.

Ia menambahkan, angka-angka ini tidak termasuk dampak psikologis atau kerugian pendidikan, yang sama-sama menghancurkan.

Advertisement

UNICEF telah mengerahkan tim medis dan bantuan kemanusiaan untuk membantu korban, namun skala kerusakan yang begitu besar membutuhkan dukungan internasional yang jauh lebih besar. Bantuan yang dibutuhkan meliputi penyediaan air bersih, makanan, obat-obatan, peralatan medis, dan material konstruksi untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Berita Terbaru
  • Catat! Jadwal Hari Tasyrik 2026 Lengkap dengan Amalan yang Dianjurkan
  • Dendam karena Cinta Tak Direstui, Pria di Bali Bakar Mobil dan Kandang Sapi Calon Mertua
  • Gedung Tanpa Sertifikat Laik Fungsi Terancam Dibongkar, Pansus Perparkiran DPRD DKI Beri Waktu 3 Minggu
  • Waspada, Suhu Global Dekati Rekor Tertinggi Hingga 2030
  • Konflik Iran Dorong Harga Minyak Naik, Asia Dibayangi Risiko Besar
  • berita update
  • genosida di gaza
  • israel
  • jalur gaza
  • konten ai
  • palestina
  • unicef
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
H
Reporter Hari Ariyanti
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.