LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Turki jamin warga bebas beraktivitas selama masa darurat 3 bulan

Presiden Erdogan mengatakan status darurat sipil hingga September diperlukan untuk menangkap semua aktor kudeta

2016-07-21 14:38:00
Kudeta Militer Turki
Advertisement

Pemerintah Turki menetapkan status darurat sipil selama tiga bulan ke depan, untuk menyisir elemen-elemen terlibat kudeta militer. Kebijakan yang diumumkan Presiden Reccep Tayyip Erdogan tadi malam itu diklaim tidak akan mengganggu aktivitas warga.

"Bisnis tidak akan terganggu, demikian juga kehidupan rakyat banyak. Kami tetap menjamin aktivitas perekonomian berlangsung seperti biasa," kata Mehmet Simsek, Wakil Perdana Menteri Turki seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (21/7).

Semsek sekaligus membantah tudingan negara-negara sekutu Turki bahwa sedang terjadi pelanggaran HAM berat terhadap orang-orang terlibat kudeta. Muncul laporan puluhan prajurit kelas rendah ditembak mati tanpa peradilan di pelbagai kota, selepas upaya kudeta militer gagal pekan lalu. "Kami justru sedang memperkuat demokrasi di Turki," kata Semsek.

Advertisement

Saat membacakan pidato pengumuman status darurat di Istana Kepresidenan Ibu Kota Ankara, Erdogan mengatakan jejaring aktor kudeta terlanjur menyebar di banyak tempat. Upaya pelacakan oleh aparat butuh waktu lebih panjang. "Karenanya penetapan status darurat ini dibutuhkan untuk menyingkirkan semua elemen organisasi teror yang terlibat kudeta," ujarnya.

Advertisement

Konferensi Pers Presiden Recep Tayyip Erdogan (c) www.ibtimes.com



Erdogan menjamin penetapan masa darurat di Turki sesuai dengan konstitusi. Penangkapan pelaku kudeta akan dilakukan proporsional, sembari menghormati hak asasi manusia.

Sesuai Pasal 120 Undang-Undang Dasar Turki, pemerintah berhak menetapkan masa darurat apabila terjadi kekacauan serta kekerasan skala nasional. Dalam situasi tersebut aparat hukum bersama tentara, dibolehkan membatasi ruang gerak warga, menetapkan jam malam, hingga menangkap seseorang tanpa surat perintah.

Status darurat ini pernah ditetapkan pada 1987 untuk kawasan yang dihuni Etnis Kurdi. Kebijakan represif itu baru berakhir pada 2002, memicu benih pemberontakan kalangan radikal Kurdi yang ingin merdeka dari Turki.

Sedangkan dalam lima hari terakhir, aparat Turki bergerak cepat menangkap ribuan orang yang diduga terlibat kudeta. Dilaporkan 257 pejabat di kantor perdana menteri dan 492 ulama di direktorat urusan agama telah 'dibersihkan'. Sebanyak 8,800 polisi dipecat dan 6 ribu tentara ditahan, belum termasuk 2.700 hakim dan jaksa, puluhan gubernur dan 100 petugas umum lainnya yang ditahan atas tuduhan makar. Ada pula 20 situs media yang kerap kritis terhadap pemerintah sekarang diblokir.

Baca juga:
Bela Erdogan saat kudeta, pria ini selamat walau dilindas dua tank
Ini prediksi isi bocoran Wikileaks soal Erdogan dan kudeta Turki
Buntut kudeta, Turki pecat 15 ribu dosen & PNS bidang pendidikan
Ini sederet alasan tentara Turki ingin mengkudeta Erdogan
Erdogan bantah tuduhan rekayasa kudeta militer
Niat Turki gabung Uni Eropa buyar jika hukum mati pelaku kudeta
Jenderal Ozturk menolak disebut dalang kudeta gagal Turki

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.