Trump ancam Putin, Iran, karena serangan senjata kimia di Suriah
Trump ancam Putin, Iran, karena serangan senjata kimia di Suriah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin mengancam akan melakukan serangan militer ke Suriah sebagai respons atas penggunaan senjata kimia di Kota Douma yang masih dikuasai pemberontak.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin mengancam akan melakukan serangan militer ke Suriah sebagai respons atas penggunaan senjata kimia di Kota Douma yang masih dikuasai pemberontak.
"Orang-orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak karena serangan sembrono senjata kimia di Suriah," tulis Trump dalam akun Twitternya, seperti dilansir laman Politico, Senin (9/4).
"Kawasan yang diserang itu dikepung tentara Suriah, membuat dunia luar tidak punya akses. Presiden Putin, Rusia, dan Iran bertanggung jawab karena mendukung Assad si Binatang. Mereka harus membayar mahal. Dia (Putin) akan membayar, semuanya akan membayar mahal," kata Trump berang setelah melihat foto-foto korban.
Trump bersama para petinggi militer kemarin mulai rapat membahas rencana serangan militer ke Suriah.
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Trump sangat murka karena melihat foto-foto korban tewas dan luka akibat serangan senjata kimia itu.
"Kita tidak bisa biarkan kekejaman semacam ini," kata Trump sebelum rapat dengan para pejabatnya. "Kita akan ambil keputusan besar dalam waktu 24 sampai 48 jam ke depan," kata dia.
Suriah dan Rusia sudah membantah laporan yang menyebut Assad memakai senjata kimia di Douma yang menewaskan sedikitnya 43 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.
Sebelumnya Kementerian Pertahanan Rusia menyangkal keras tudingan penggunaan senjata kimia di Suriah yang disebarkan LSM, termasuk organisasi White Helmets yang diduga kuat mendukung pemberontak jihadis.
Baca juga:
Jepang dan Yordania desak penyelidikan penggunaan senjata kimia di Suriah
Israel kini terang-terangan serang Iran di Suriah
Ngerinya senjata gas beracun dalam perang, puluhan sampai ribuan jadi korban
Pangkalan udara Suriah ditembaki rudal, Rusia tuduh Israel pelakunya
Bandara Suriah diserang sejumlah rudal, beberapa orang dilaporkan tewas