Tiga Orang Tewas dalam Serangan Bom di Masjid Afghanistan
Ledakan besar mengguncang sebuah masjid di Kabul, ibu kota Afghanistan pada Rabu malam.
Ledakan besar mengguncang sebuah masjid di Kabul, ibu kota Afghanistan pada Rabu malam. Ledakan tersebut diperkirakan terjadi saat jam salat, menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai puluhan lainnya, menurut NGO Emergency.
NGO Emergency juga menyampaikan di Twitter, pihaknya menerima 27 korban luka, termasuk anak-anak.
"Lima anak di antara mereka (korban luka), termasuk seorang anak tujuh tahun," jelas organisasi asal Italia yang beroperasi di Kabul ini, dikutip dari BBC, Kamis (18/8).
Juru bicara kepolisian Kabul, Khalid Zadran mengatakan ada ledakan di barat laut Kabul. Dia menambahkan, pasukan keamanan telah tiba di lokasi ledakan.
Laporan media lokal menyebutkan imam masjid Siddiqi di antara korban tewas.
Sementara itu seorang pejabat intelijen Taliban mengatakan kepada Reuters, sebanyak 35 orang menjadi korban baik tewas maupun terluka dan mengatakan korban tewas bisa bertambah.
Para saksi mata mendengar ledakan besar yang menghancurkan jendela di bangunan-bangunan dekat masjid.
Seorang pejabat yang menolak disebutkan namanya mengatakan ledakan itu terjadi di sebuah masjid di antara para jemaah di daerah Khair Khana, Kabul.
Tim intelijen diterjunkan ke TKP dan penyelidikan sedang berlangsung. Juru bicara Taliban mengutuk serangan tersebut.
Belum jelas siapa pihak yang berada di balik serangan, yang terjadi sepekan setelah ulama ternama Taliban terbunuh dalam serangan bom bunuh diri di Kabul yang dilakukan ISIS.
Baca juga:
Tentara Taliban Konvoi Rayakan Satu Tahun Kuasai Afghanistan
Setahun Taliban Berkuasa, "Kadang Kami Bisa Makan Malam, Kadang Tidak"
Ulama Taliban Terkemuka Tewas dalam Serangan Bom ISIS di Afghanistan
Taliban Selidiki Klaim AS Atas Kematian Pemimpin Al Qaidah Ayman al-Zawahiri
Setelah Sang Pemimpin Tewas, Bagaimana Nasib Al Qaidah?