Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ulama Taliban Terkemuka Tewas dalam Serangan Bom ISIS di Afghanistan

Ulama Taliban Terkemuka Tewas dalam Serangan Bom ISIS di Afghanistan Rahimullah Haqqani, ulama terkemuka Taliban. ©Screen grab/ Al Jazeera

Merdeka.com - Ulama Taliban terkemukan, Sheikh Rahimullah Haqqani, terbunuh dalam serangan bom di sebuah pesantren di Kabul, ibu kota Afghanistan.

"Sangat sedih menginformasikan bahwa ulama yang dihormati (Sheikh Rahimullah Haqqani) syahid dalam serangan pengecut yang dilakukan para musuh," kata juru bicara pemerintah Taliban, Bilal Karimi pada Kamis (11/8).

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dikutip dari Al Jazeera.

Mengutip empat sumber Taliban, Reuters melaporkan pelaku pengeboman adalah seseorang yang kehilangan kakinya dan menyembunyikan bom di dalam kaki palsunya.

"Kami sedang menyelidiki siapa orang ini dan siapa yang membawanya ke tempat penting ini memasuki kantor pribadi Sheikh Rahimullah Haqqani. Ini kehilangan sangat besar bagi Emirat Islam Afghanistan," kata seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri.

ISIS mengklaim berada di balik serangan tersebut melalui saluran Telegramnya, mengatakan pengebom itu meledakkan rompinya di dalam kantor ulama tersebut.

Kelompok pemantau SITE, menerjemahkan pernyataan ISIS menyampaikan Haqqani adalah salah satu tokoh Taliban terkemuka dan paling kontra dengan ISIS.

Haqqani selamat dari serangan sebelumnya, termasuk ledakan bom di kota Peshawar, Pakistan pada 2020 yang dilakukan ISIS dan menelan tujuh korban jiwa.

ISIS gencar melancarkan serangan terornya dalam beberapa bulan terakhir di Afghanistan, salah satunya melalui ISIS cabang Provinsi Khorasan, atau dikenal dengan sebutan ISIS-K.

Salah satu yang menjadi sasaran kelompok teror ini adalah masjid kelompok Syiah dan tempat ibadah minoritas di seluruh Afghanistan. Pada Juni, ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas serangan di sebuah kuil Sikh di Kabul, menewaskan dua orang.

ISIS-K yang beroperasi di Afghanistan sejak 2014 dinilai sebagai tantangan keamanan terbesar bagi pemerintahan Taliban.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP