LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Thailand–Kamboja Capai Titik Terang Menuju Perdamaian

Kedua belah pihak telah sepakat mengenai empat poin yang telah dibahas.

Jumat, 24 Okt 2025 17:16:00
thailand
Petugas kepolisian Kamboja berjaga di depan gerbang yang ditutup di pos pemeriksaan perbatasan internasional Poipet, yang menghubungkan Kamboja dan Thailand, di Provinsi Banteay Meanchey, (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Pembicaraan antara Thailand dan Kamboja yang berlangsung pekan ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Menteri Pertahanan Thailand, Natthaphon Narkphanit, menyatakan hal ini pada Kamis (23/10/2025) seperti dikutip dari CNA, menjelang kemungkinan penandatanganan perjanjian gencatan senjata yang lebih komprehensif antara kedua negara, yang direncanakan akan dilakukan pada hari Minggu (26/10).

Menurut informasi yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Malaysia pekan lalu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, direncanakan akan hadir untuk menyaksikan penandatanganan kesepakatan tersebut di tengah KTT ASEAN yang berlangsung di Kuala Lumpur. Pertemuan intensif antara pejabat dari Thailand dan Kamboja telah berlangsung sepanjang minggu ini untuk menyelesaikan rincian perjanjian yang bertujuan untuk mengakhiri ketegangan di perbatasan kedua negara.

Ketegangan yang terjadi sebelumnya sempat meletus menjadi konflik bersenjata selama lima hari pada bulan Juli, yang menyebabkan sedikitnya 48 orang kehilangan nyawa dan memaksa ratusan ribu warga di kedua sisi perbatasan untuk mengungsi sementara.

Konflik ini menjadi yang terburuk antara Thailand dan Kamboja dalam beberapa dekade terakhir. Sebelumnya, gencatan senjata awal yang dimediasi oleh Malaysia dengan dukungan dari Amerika Serikat telah ditandatangani pada 28 Juli.

Advertisement

Hasil dari kesepakatan

Petugas kepolisian Kamboja berjaga di depan gerbang yang ditutup di pos pemeriksaan perbatasan internasional Poipet, yang menghubungkan Kamboja dan Thailand, di Provinsi Banteay Meanchey, © 2025 Liputan6.com

Natthaphon mengungkapkan bahwa hingga saat ini, kedua belah pihak telah berhasil mencapai kesepakatan dalam empat bidang penting. Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Kuala Lumpur, yang dihadiri oleh pengamat dari Amerika Serikat dan Malaysia, ia menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut mencakup:

  1. Rencana penarikan senjata berat dari wilayah perbatasan,
  2. Prosedur operasi gabungan untuk pembersihan ranjau darat,
  3. Rencana koordinasi dalam memerangi penipuan siber, termasuk pembentukan satuan tugas bersama,
  4. Mekanisme pengawasan kemajuan di lapangan.

Lebih lanjut, dalam pertemuan terpisah, kedua negara sepakat untuk melakukan survei bersama di wilayah perbatasan yang membentang antara Provinsi Sa Kaeo di Thailand dan Bantheay Meanchey di Kamboja. Area tersebut sebelumnya menjadi lokasi bentrokan antara polisi Thailand dan demonstran asal Kamboja pada bulan lalu. Natthaphon juga menambahkan bahwa Thailand berencana membangun pagar perbatasan di area yang tidak disengketakan.

Advertisement

"Kami ingin melihat kemajuan nyata di semua bidang yang telah saya sebutkan sebelum kami mempertimbangkan untuk menghentikan permusuhan satu sama lain," ujarnya.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Kamboja, Tea Seiha, mengakui bahwa rangkaian kesepakatan ini berpotensi mengarah pada penandatanganan perjanjian damai antara kedua negara. Menurutnya, perjanjian tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun kepercayaan dan keyakinan timbal balik, serta menunjukkan komitmen yang kuat untuk memperbaiki hubungan dan mengembalikan situasi normal di antara kedua negara.

Advertisement

Ia juga menyatakan bahwa penandatanganan perjanjian damai tersebut akan membuka jalan bagi pembebasan 18 tentara Kamboja yang saat ini masih ditahan oleh Thailand pasca pertempuran pada bulan Juli.

Berita Terbaru
  • Sahabat Anji Kenalkan Dena Desy, Sosok Wanita Medan yang Lembut dan Menenangkan
  • Jejak Kasus Yeka Hendra Eks Anggota Ombudsman hingga Dijerat Kejagung
  • Kejagung Tetapkan Eks Ombudsman Yeka Hendra Fatika sebagai Tersangka Obstruction of Justice
  • IEG Gelar Edukasi Lisensi Nonton Bareng di Yogyakarta
  • KemenHAM Tegaskan RUU HAM Bakal Perkuat Taring Komnas HAM
  • berita update
  • kamboja
  • konflik thailand kamboja
  • konten ai
  • perang thailand kamboja
  • thailand
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
K
Reporter Khairisa Ferida
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.