LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Terkait skandal email pribadi, Hillary Clinton diperiksa FBI

Clinton diperiksa lebih dari tiga jam, interogasi juga dilakukan empat bulan jelang pilpres AS.

2016-07-03 18:45:00
Pemilu Amerika
Advertisement

Biro Investigasi Federal (FBI) menginterogasi salah satu kandidat calon presiden Amerika Serikat, dia adalah Hillary Clinton. Mantan Menteri Luar Negeri AS ini diinterogasi selama tiga setengah jam dalam penyelidikan kasus penggunaan server email pribadi kala menjabat sebagai menlu AS periode 2009-2013.

Interogasi yang berlangsung di markas FBI di Washington ini dilakukan empat bulan menuju pemilu presiden Negeri Paman Sam pada November mendatang.

"Clinton bersedia diwawancara secara sukarela pagi ini mengenai penggunaan email pribadi saat masih menjadi menlu," kata juru bicara Clinton, Nick Merrill, seperti dilaporkan Reuters (3/7).

Advertisement

"Dia merasa senang mendapat kesempatan membantu Kementerian Hukum untuk menyelesaikan masalah ini. Menghormati proses investigasi, dia tidak bersedia berkomentar mengenai isi wawancara," sambung Merrill.

Meski demikian, tim kampanye Clinton selama berbulan-bulan berusaha meredam skandal ini agar tidak terlalu kencang berhembus, sehingga menimbulkan distraksi di kalangan pendukungnya.

Belum jelas mengapa interogasi dilakukan FBI pada masa kampanye dan menjelang konvensi Partai Demokrat pada bulan ini yang akan menentukan nominasi capres dari partai itu. Interogasi terhadap Clinton juga disusul oleh wawancara FBI terhadap sejumlah mantan staf Clinton saat masih menjabat sebagai menlu AS, termasuk ajudannya, Huma Abedin.

Advertisement

Clinton hingga saat ini merupakan kandidat kuat capres dari Demokrat karena unggul dalam pengumpulan delegasi ketimbang rivalnya, Bernie Sanders. Jika ditetapkan sebagai capres dari Demokrat, maka Clinton akan berhadapan dengan kandidat capres tunggal dari Republik, Donald Trump.

Baca juga:
Trump revisi ucapan, muslim bebas masuk AS kecuali dari negara teror
Pemuda Inggris ditangkap, ingin tembak mati Trump di Las Vegas
Trump usul warga muslim AS diawasi dan didata meniru israel
Siapa pun presiden baru AS, Putin mengaku siap untuk kerja sama
Bernie Sanders janji dukung Hillary kalahkan Donald Trump
Komentari Orlando, Trump serukan lagi larangan muslim masuk AS

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.