Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bernie Sanders janji dukung Hillary kalahkan Donald Trump

Bernie Sanders janji dukung Hillary kalahkan Donald Trump Hillary Clinton dan Bernie Sanders. ©2016 Merdeka.com/AP

Merdeka.com - Hillary Clinton hampir pasti akan menjadi calon presiden mewakili Partai Demokrat. Rival terberatnya, Senator Bernie Sanders, secara tersirat mengakui kekalahan.

Sanders sampai sekarang belum resmi mengakui kekalahan dalam pemilihan internal partai. Dia baru akan menyampaikan sikap pada Konvensi Partai Demokrat di Kota Philadelphia, akhir bulan ini.

Adapun dalam pidato di hadapan pendukungnya, Jumat (17/6), Sanders mengakui keunggulan Hillary yang dua pekan lalu sudah memperoleh delegasi di atas batas minimal.

Senator dari Negara Bagian Vermont ini siap bekerja sama dengan Hillary demi mengalahkan Capres Republik, Donlad Trump, pada pemilu November mendatang.

"Mengalahkan Donald Trump bukan semata tujuan utama. Kami juga wajib melanjutkan usaha mengubah Amerika menjadi negara yang kami yakini," kata Sanders dihadapan pendukungnya, seperti dilansir Associated Press.

Merujuk hasil terakhir, Hillary sudah meraih 2.219 delegasi demokrat, 518 di antaranya adalah delegasi super yang menentukan suara partai. Di sisi lain Senator Sanders meraup 1.832 suara delegasi, namun hanya memperoleh sokongan 49 delegasi super.

Menang atau kalah, Sanders berjanji pada pendukungnya akan tetap memperjuangkan agenda-agenda sosialis di pemerintahan. Dia mengaku siap mengajak Hillary mengubah Partai Demokrat secara transformatif.

"Partai ini harus menjadi partainya rakyat pekerja dan anak muda, bukan menghamba pada konglomerat penyumbang dana kampanye," kata Sanders.

Pidato Sanders itu disiarkan pula lewat Internet, disaksikan 200 ribu orang. Sanders, kendati sudah berusia 74 tahun, justru populer di kalangan anak muda. Mantan Wali Kota Burlington ini menyebut dirinya seorang politikus sosialis.

Seandainya terpilih, dia berjanji akan menaikkan upah minimum AS menjadi USD 15 per jam, memecah konglomerasi bank, mengatur aktivitas pasar modal, serta membatalkan perjanjian liberalisasi pasar Trans-Pasifik (TPP).

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP