LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Terinspirasi anak Rohingya, Indonesia promosikan perdamaian dunia lewat sepak bola

Terinspirasi anak Rohingya, Indonesia promosikan perdamaian dunia lewat sepak bola. Kementerian Luar Negeri akan menyelenggarakan kegiatan Sepak bola untuk Perdamaian (Football for Peace) 2018, bekerja sama dengan Uni Papua Football Community (UPFC) pada September 2018.

2018-05-08 18:12:59
Kemenlu RI
Advertisement

Kementerian Luar Negeri akan menyelenggarakan kegiatan Sepak bola untuk Perdamaian (Football for Peace) 2018, bekerja sama dengan Uni Papua Football Community (UPFC) pada September 2018.

Football for Peace ini diselenggarakan sebagai sarana untuk meningkatkan persaudaraan, persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan komunitas internasional. Serta mempromosikan perdamaian dunia melalui sepak bola sosial.

Sebelum pelaksanaan Football for Peace 2018, akan diselenggarakan eksebisi pertandingan sepak bola yang melibatkan para menteri, Dubes negara-negara sahabat, dan toko-tokoh masyarakat di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.

Advertisement

Dipilihnya sepak bola karena olahraga ini menjadi alat promosi bagi perdamaian. "Saya baru kembali dari Cox's Bazar dan bertemu dengan pengungsi Rohingya di sana. Banyak anak-anak bermain sepak bola itu menumbuhkan karakter mereka," ujar Wakil Menteri Luar Negeri RI A. M Fachir, dalam acara Diplomatic Gathering di Jakarta, Selasa (8/5).

Selama berkunjung ke sana, Fachir menyoroti kehidupan para anak pengungsi yang hidup secara terbatas. Ia menginginkan kegiatan Football for Peace bukan hanya sekedar sebagai turnamen, tetapi juga bermanfaat bagi anak-anak di pengungsian.

"Bagus jika ada bola-bola yang dikirimkan untuk anak-anak di pengungsian," kata dia.

Advertisement

Ketua UPFC, Harry Widjaja menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan Football for Peace sebagai upaya Indonesia untuk mempromosikan perdamaian dunia melalui kegiatan sepak bola sosial.

Tujuan kegiatan Football for Peace 2018 antara lain sebagai upaya Indonesia untuk mempromosikan perdamaian dunia melalui kegiatan sepak bola sosial. UPFC didirikan di Papua tahun 2011, untuk membina suku-suku yang terisolir di Papua melalui sepak bola. Menurut Ketua UPFC, inilah dasar dari pencatuman kata “Uni” pada Uni Papua FC. Saat ini UPFC telah berdiri di 34 komunitas di Papua, Papua Barat, NTT, Bali, Jawa, Aceh, Kalimantan dan Sulawesi.

Sepak bola sosial di Papua juga ditujukan untuk mempromosikan pembangunan manusia sebagaimana diamanatkan dalam pembangunan nasional dan program PBB yakni Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca juga:
Wamenlu RI minta agar pengungsi Rohingya terus berpikir positif
Akhirnya Pemerintah Myanmar izinkan PBB masuk ke Rakhine
Dilema Indonesia sebagai negara transit para pengungsi
Mengaku warga Rohingya, enam WN Bangladesh diselundupkan ke Indonesia
Menkum HAM serahkan nasib pengungsi Rohingnya ke Pemda Aceh
Indonesia akan minta Myanmar perbanyak izin akses bantuan buat warga Rohingya

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.