Taliban Larang Tukang Pangkas Rambut Cukur Jenggot, Putar Lagu
Surat edaran itu juga menyatakan pejabat dari Kementerian Orientasi Islam, dalam sebuah pertemuan dengan beberapa perwakilan penata rambut laki-laki di Ibu Kota Lashkar Gah, meminta mereka untuk tidak mencukur jenggot.
Taliban melarang tukang pangkas rambut di Provinsi Helmand, Afghanistan, untuk mencukur janggut pelanggan. Demikian dilaporkan The Frontier Post mengutip surat edaran dari Taliban.
Surat edaran itu juga menyatakan pejabat dari Kementerian Orientasi Islam, dalam sebuah pertemuan dengan beberapa perwakilan penata rambut laki-laki di Ibu Kota Lashkar Gah, meminta mereka untuk tidak mencukur jenggot.
Dilansir dari laman the Times of India, (27/9), perintah yang disebarluaskan di media sosial ini juga meminta pemilik tempat pangkas rambut untuk tidak menyetel musik.
Taliban kini kembali memberlakukan aturan yang represif seperti ketika mereka berkuasa pada 1996-2001 dengan menerapkan hukum Syariat Islam versi mereka.
Kemarin Taliban juga memamerkan jasad diduga pelaku penculikan yang mereka gantung di depan publik di Kota Herat.
Reporter magang: Ramel Maulynda Rachma
Baca juga:
Taliban Larang Anggotanya Berswafoto di Tempat Wisata
Taliban Gantung Jasad Diduga Pelaku Penculikan
Presiden Turki Erdogan Kritik Pemerintahan Baru Taliban karena Tidak Inklusif
Pejabat Taliban Sebut Hukum Potong Tangan Bakal Kembali Diterapkan di Afghanistan
Ada Perpecahan di Internal Taliban, Siapa Saja Faksi yang Bertikai?