Taliban: Bandara Kabul Siap untuk Penerbangan Internasional
Bandara Kabul sebelumnya rusak dengan banyak fasilitas yang hancur selama penarikan pasukan pimpinan AS dan warga Amerika pada 31 Agustus.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri pemerintahan Taliban mengumumkan, bandara Kabul sekarang siap beroperasi penuh untuk penerbangan internasional dan seluruh maskapai penerbangan dapat melanjutkan pelayanan.
"Dengan selesainya permasalahan di Bandara Internasional Kabul dan bandara beroperasi penuh untuk penerbangan domestik dan internasional, Emirat Islam Afghanistan memastikan kerjasama penuh dengan maskapai dan memperkirakan seluruh maskapai dan negara yang sebelumnya terbang ke Kabul untuk melanjutkan penerbangan mereka seperti sebelumnya," demikian pernyataan dari juru bicara Abdul Qahar Balkhi kemarin, seperti dilansir laman Times of India, Senin (27/9).
Kementerian Luar Negeri sekali lagi memastikan kerjasama penuh dalam mengatur penerbangan setelah 40 hari hari Taliban mengambil alih kekuasaan. Demikian dilaporkan media Xinhua News mengutip Balkhi.
Bandara Kabul sebelumnya rusak dengan banyak fasilitas yang hancur selama penarikan pasukan pimpinan AS dan warga Amerika pada 31 Agustus.
Pihak bandara mengkonfirmasi bandara telah menerima pesawat yang membawa bantuan kemanusiaan dari Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, Kazakhstan dan Pakistan sama dengan jumlah penerbangan komersil dari Pakistan, Iran, dan Qatar dalam beberapa pekan terakhir.
Reporter magang: Ramel Maulynda Rachma
Baca juga:
Italia Tolak Akui Pemerintahan Taliban di Afghanistan
Taliban Larang Tukang Pangkas Rambut Cukur Jenggot, Putar Lagu
Taliban Larang Anggotanya Berswafoto di Tempat Wisata
Taliban Gantung Jasad Diduga Pelaku Penculikan
Presiden Turki Erdogan Kritik Pemerintahan Baru Taliban karena Tidak Inklusif
Pejabat Taliban Sebut Hukum Potong Tangan Bakal Kembali Diterapkan di Afghanistan