LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Suarakan Setop Perang Iran, 60 Veteran AS Malah Ditangkap

Beberapa veteran yang terlibat dalam aksi ini bahkan merupakan penyandang disabilitas dan turut ditangkap.

Rabu, 22 Apr 2026 14:53:00
iran
Puluhan veteran militer Amerika Serikat ditangkap pada Senin (20/4/2026) di Washington D.C, usai melakukan aksi demo untuk memprotes kebijakan Trump untuk melakukan perang dengan Iran. (Dok. (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Puluhan veteran militer di Amerika Serikat, termasuk beberapa di antaranya yang memiliki disabilitas, ditangkap saat mereka melakukan protes menentang kebijakan perang melawan Iran yang diterapkan oleh Presiden Trump, Senin (20/4).

Sekitar 60 veteran dan anggota keluarga mereka berkumpul di rotunda Gedung Kantor Cannon House, mengenakan seragam militer dan membentangkan spanduk yang bertuliskan "Akhiri Perang di Iran" serta "Kita Tidak Mampu Membiayai Perang Lain". Mereka berdiri tegak memberi hormat, sebagaimana dilaporkan oleh Anadolu Agency pada Rabu, 22 April 2026.

Dalam aksi tersebut, para veteran melaksanakan upacara melipat bendera untuk menghormati anggota militer AS yang telah gugur dalam konflik dan yang mungkin akan kehilangan nyawa jika perang berlanjut. Beberapa di antara mereka terlihat membawa bunga tulip merah sebagai penghormatan kepada warga Iran yang tewas akibat perang yang dimulai oleh Trump dan Perdana Menteri Israel, Netanyahu, pada 28 Februari 2026.

"Perang ini sudah sangat tidak populer, dan sudah menjadi krisis bagi pemerintahan Trump," kata Mike Prysner, direktur eksekutif Center on Conscience and War (CCW).

Advertisement

Ia juga menambahkan, "Lebih dari 100 anggota militer telah mulai mengajukan diri sebagai penolak wajib militer." Prysner mengungkapkan bahwa jika lebih banyak anggota militer berani berbicara, maka ada peluang untuk memperdalam krisis bagi Trump, yang dapat memaksanya mundur dari perang tersebut.

Menurut pusat tersebut, sekitar lima lusin demonstran ditangkap oleh Polisi Capitol AS karena tindakan pembangkangan sipil yang mereka lakukan.

Advertisement

Tyler Romero, seorang klien CCW, menyampaikan, "Saran saya kepada pasukan yang masih bertugas adalah ini: Ini adalah momen bersejarah terpenting dalam hidup kita, dan apa yang Anda pilih untuk lakukan itu penting."

Advertisement

Ia menekankan bahwa pengalaman menunjukkan bahwa terus mendukung mesin perang hanya akan membawa lebih banyak penderitaan. Aksi protes ini diorganisir oleh koalisi berbagai organisasi, termasuk About Face, Veterans For Peace, Common Defense, CCW, Fayetteville Resistance Coalition, Military Families Speak Out, dan 50501 Veterans.

Berita Terbaru
  • Pemadaman Listrik di Jakarta Terjadi Gara-Gara Gangguan Suplai
  • 10 Ide Kebun Sayur Praktis untuk Ibu UMKM, Dari Pekarangan Jadi Sumber Cuan
  • Apple Rilis iOS 26.4.2, Tutup Celah Akses Riwayat Notifikasi
  • Gara-Gara Pilot Foto Kenang-kenangan, 2 Jet Tempur Korea Selatan Tabrakan di Udara
  • Wuling Eksion Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 389 Juta
  • donald trump
  • hari veteran as
  • iran
  • konflik timur tengah
  • konten ai
  • liputan6
Artikel ini ditulis oleh
Editor Henni Rachma Sari
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.