Serangan udara koalisi Saudi hantam bus sekolah di Yaman, puluhan anak tewas
Serangan udara koalisi Saudi hantam bus sekolah di Yaman, puluhan anak tewas. Kepala Departemen Kesehatan di Saada, Ghani Nayeb mengatakan serangan ini menewaskan sedikitnya 43 orang dan lainnya luka.
Serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi-Uni Emirat Arab di Yaman menghantam bus sekolah membawa anak-anak yang akan belajar Alquran di Provinsi Saada hari ini. Kepala Departemen Kesehatan di Saada, Ghani Nayeb mengatakan serangan ini menewaskan sedikitnya 43 orang dan lainnya luka.
Johannes Bruwer, kepala perwakilan Bulan Sabit Merah di Yaman mengatakan warga sipil harusnya dilindungi dalam konflik.
"Banyak korban tewas, yang luka lebih banyak, rata-rata di bawah usia 10 tahun," kata dia dalam cuitan di Twitter, seperti dilansir laman Aljazeera, Kamis (9/8).
Menurut berbagai sumber, serangan ini terjadi pagi di sebuah pasar di Kota Dahyan, wilayah yang dikuasai kelompok pemberontak Huthi, yang berbatasan dengan Saudi.
Stasiun televisi milik kelompok Huthi Almasirah menyiarkan tayangan korban tewas dan anak-anak yang berdarah dibawa ke rumah sakit. Namun tayangan ini belum bisa diverifikasi.
Koalisi Saudi mengatakan serangan itu menargetkan peluncur roket yang pernah menyasar Kota Jizan, di selatan Saudi.
"Serangan itu sesuai dengan hukum internasional," kata pernyataan koalisi Saudi yang dilaporkan kantor berita pemerintah SPA.
Pernyataan koalisi Saudi juga menuding kelompok Huthi memakai anak-anak sebagai tameng hidup dalam konflik.
Baca juga:
Iran cemas Saudi gunakan dana haji buat perang di Yaman
Pertempuran 6 hari, porak-porandakan kota pelabuhan di Yaman
Arab Saudi dan sekutunya kembali gempur Kota Hodeidah
Koalisi militer Saudi bertekad bebaskan Kota Hodeidah di Yaman
Arab Saudi lancarkan serangan rebut Kota Hodeida di Yaman dari tangan Huthi
DK PBB minta Arab Saudi dan koalisi hentikan serangan ke pelabuhan di Yaman