Arab Saudi dan sekutunya kembali gempur Kota Hodeidah
Merdeka.com - Pekan lalu pasukan pimpinan Saudi melancarkan serangan skala penuh untuk merebut kembali Hodeidah dari pemberontak Huthi. Operasi militer untuk merebut Hodeidah dari Huthi diluncurkan secara bersama oleh tentara Yaman dan koalisi pimpinan Saudi setelah pemberontak Syiah gagal menanggapi tawaran pemerintah untuk mundur dari Hodeidah untuk menyelesaikan konflik secara damai.
Di tengah pertempuran, berbagai organisasi internasional dan kelompok-kelompok hak asasi manusia telah menyerukan kepada pihak-pihak yang berseteru Yaman untuk menahan diri di tengah meningkatnya permusuhan di kota.
Awal pekan ini, pesawat koalisi yang dipimpin Saudi kembali melakukan serangan udara, menargetkan pejuang Huthi di bandara pelabuhan utama Hodeidah di Yaman pada, tulis surat kabar Irish Times melaporkan.
Pemboman koalisi itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap rudal yang menargetkan kota barat daya Saudi Jizan yang diluncurkan oleh pemberontak Huthi Yaman pada hari akhir pekan lalu.
Kota Hodeidah adalah salah satu daerah Yaman yang paling padat penduduknya, dengan pelabuhannya sangat penting untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke negara Timur Tengah. Kota ini hancur setelah tiga tahun konflik antara Pemerintah Yaman dan Huthi.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya