Sekelompok pria bersenjata serang parade militer Iran, 11 tentara tewas
Parade militer diadakan untuk memperingati awal konflik bersenjata antara Iran dan Irak. Rekaman dari lokasi kejadian menggambarkan situasi pasca-penyerangan. Sejumlah paramedis terlihat menangani seorang berseragam militer yang tergeletak di tanah.
Sekelompok pria bersenjata menyerang parade militer yang berlangsung di Kota Ahvaz, Iran hari ini. Sedikitnya 11 tentara Garda Revolusi tewas dan 30 orang lainnya luka.
Menurut laporan stasiun televisi milik pemerintah, seperti dikutip dari Arab News, para pelaku diduga sebagai 'kelompok bersenjata Takifiri' -- istilah yang sebelumnya digunakan untuk mendeskripsikan Daesh atau ISIS.
"Tembakan dimulai dari bagian belakang tenda selama parade. Sejumlah orang tewas dan terluka," demikian dilaporkan koresponden Press TV.
Laporan lain menyebut, penembakan berlangsung selama 10 menit. Diawali dari taman di dekat lokasi parade.
"Para pelaku menggunakan seragam militer," demikian seperti dikutip dari Sputnik News.
Parade militer diadakan untuk memperingati awal konflik bersenjata antara Iran dan Irak.
Rekaman dari lokasi kejadian menggambarkan situasi pasca-penyerangan. Sejumlah paramedis terlihat menangani seorang berseragam militer yang tergeletak di tanah.
Sementara, sejumlah personel angkatan bersenjata saling berteriak di depan apa yang terlihat seperti tenda atau stand untuk menyaksikan parade.
Serangan kali ini terjadi setelah aksi teror terkoordinasi yang dilancarkan Daesh pada 7 Juni 2017 yang dilancarkan ke parlemen dan 'situs keramat' Ayatullah Ruhollah Khomeini di Tehran.
Reporter: Elin Yunita Kristanti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Parade militer Iran diserang, 11 orang tewas dan 30 lainnya luka-luka
Hasil pertandingan Iran U-16 vs Indonesia U-16: Skor 0-2
Piala Asia U-16: Siaran langsung timnas Indonesia vs Iran
AS tuding mahasiswa Iran di Australia ekspor alat militer ke Teheran
Iran tuding twitter bekukan ratusan akun warga pro-pemerintah