Saudi Peringatkan Jemaah Waspadai Situs Tawarkan Pendaftaran Haji dan Umrah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kemarin memperingatkan warga dan penduduk di dalam negeri untuk berhati-hati jika menemukan situs yang menawarkan pendaftaran ibadah haji.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kemarin memperingatkan warga dan penduduk di dalam negeri untuk berhati-hati jika menemukan situs yang menawarkan pendaftaran ibadah haji.
Laman Al Arabiya melaporkan, Jumat (6/5), menurut pihak Kementerian, pendaftaran haji tahun ini akan melalui situs resmi pemerintah Arab Saudi dan pengumumannya akan disampaikan tidak lama lagi.
Bulan lalu Saudi mengizinkan satu juta muslim dari dalam dan luar negeri untuk mengikuti ibadah haji setelah dua tahun pandemi membuat peserta ibadah haji banyak dikurangi.
Pada musim haji 2019 ada sekitar 2,5 juta jemaah melaksanakan ibadah rukun Islam kelima itu. Pada 2020 Saudi hanya mengizinkan 1.000 jemaah haji demi mengutamakan keamanan dan kesehatan.
Tahun lalu Saudi menambah kuota menjadi 60.000 jemaah yang sudah divaksin yang berasal dari dalam negeri dipilih lewat lotere.
Baca juga:
Persiapan Haji 2022, Tim Kemenag Finalisasi Layanan Katering di Arab Saudi
Perjalanan Pesepeda Asal Magelang Menuju Tanah Suci, Kini Sudah Sampai Kuala Lumpur
Besaran Kuota Haji Reguler dan Khusus Ditentukan oleh Arab Saudi
Pertama Kali Sejak Pandemi, Salat Idulfitri di Masjidil Haram Berkapasitas Penuh
Raja Salman Sampaikan Selamat Idulfitri untuk Muslim di Seluruh Dunia
Menggiurkan, TKW Ini Blak-blakan Soal Gaji & Fasilitas Menjadi Perawat di Arab Saudi
Daftar Negara dengan Anggaran Militer Terbesar di Dunia, Cetak Rekor di Saat Pandemi