Saudi janji basmi terorisme dari muka bumi bersama aliansi negara Islam
Saudi janji basmi terorisme dari muka bumi bersama aliansi negara Islam. Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, bersumpah akan memburu teroris dan membasmi mereka dari muka bumi lewat sebuah aliansi yang dibentuk bersama dengan 41 negara Islam.
Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, bersumpah akan memburu teroris dan membasmi mereka dari muka bumi lewat sebuah aliansi yang dibentuk bersama dengan 41 negara Islam. Aliansi tersebut dipandang sebagai 'barisan persatuan Islam' melawan ekstremisme.
"Di tahun-tahun sebelumnya, terorisme telah merajalela di semua negara kita, tanpa koordinasi. Namun semua itu akan berakhir hari ini, dengan aliansi ini," kata Pangeran Muhammad saat berpidato di hadapan para delegasi saat KTT aliansi di Riyadh, dikutip dari laman Economic Times, Senin (27/11).
Dalam KTT aliansi ini, ke-41 delegasi negara-negara Islam bersatu dan membentuk Koalisi Anti Terorisme yang bertujuan melawan ekstremisme dan kekerasan terorisme di kawasan. Negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim bergabung dengan aliansi ini, termasuk Mesir, Uni Emirat Arab, Bahrain, Afghanistan, Uganda, Somalia, Mauritania, Lebanon, Libya, Yaman dan Turki.
KTT ini digelar saat koalisi militer, termasuk sekutu utama Saudi, berjuang melawan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) di benteng terakhirnya di Irak dan Suriah.
Meski aliansi ini dibentuk dari sebagian besar negara-negara Islam, sebagian besar anggota merupakan negara mayoritas Sunni atau dikuasai Sunni. Saudi mengecualikan negara yang didominasi Syiah, seperti Iran, dalam koalisi ini. Qatar pun tidak bergabung dengan aliansi ini di tengah hubungannya yang meregang dengan Saudi.
Meski demikian, mantan Jenderal Pakistan, Raheel Sharif yang ditunjuk untuk mengetuai aliansi ini menegaskan bahwa koalisi tersebut tidak menentang agama atau negara manapun.
"Aliansi ini dibentuk untuk memobilisasi dan mengatur penggunaan sumber daya, memfasilitasi pertukaran informasi dan membantu negara-negara anggota membangun kapasitas kontra-terorisme mereka sendiri," jelas Sharif.
Baca juga:
Muhammad Bin Salman kalahkan Trump di survei Sosok Tahun Ini majalah Time
NU sambut baik keinginan Arab Saudi jadi Islam moderat
Arab Saudi tidak serius cabut blokade di Yaman
Sebagian besar koruptor Arab Saudi mengaku bakal bayar ganti rugi
Mohammad Bin Salman sebut Ayatollah Ali Khamenei sebagai Hitler di Timur Tengah
Penasihat Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan Saudi bertemu Paus Fransiskus