Rusia sebut proses pembelian Sukhoi sudah mendekati tahap akhir
Rusia sebut proses pembelian Sukhoi sudah mendekati tahap akhir. "Baru-baru ini diserahkan bagian akhir dari pembelian pesawat tempur Rusia ke Indonesia, kami berharap pengembangan baru terkait kerja sama bilateral ini," kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin.
Rencana Indonesia dalam meningkatkan kemampuan pertahanannya melalui Rencana Strategis (Renstra) 2015-2024 menumbuhkan minat Rusia untuk ambil bagian. Negara di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin ini meyakini Indonesia memiliki ketertarikan membeli persenjataan dari negeri bekas komunis tersebut.
Salah satu produk yang kini tengah gencar diincar Indonesia adalah jet tempur Sukhoi Su-35. Pesawat generasi keempat tersebut diproyeksikan menjadi kekuatan baru bagi TNI AU, menggantikan A-4 Skyhawk yang akan dipensiunkan.
"Baru-baru ini diserahkan bagian akhir dari pembelian pesawat tempur Rusia ke Indonesia, kami berharap pengembangan baru terkait kerja sama bilateral ini," kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin saat ditemui di rumah dinasnya, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/2).
Galuzin menambahkan Rusia sebagai mitra terdekat memiliki harapan besar terhadap Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan kerja sama di berbagai bidang. Mereka bahkan bersedia untuk melepas seluruh produk pertahanan kepada Indonesia.
"Rusia bersiap melakukan kerja sama yang lebih kuat lagi, khususnya di area yang lebih teknis seperti pertahanan dan militer. Ini sudah dijelaskan bahwa Indonesia tertarik dengan berbagai tipe persenjataan buatan Rusia," ucapnya.
Galuzin mengharapkan ada hasil konkrit dari kerja sama tersebut. Dia menambahkan negaranya siap melakukan dialog dengan pemerintah Indonesia mengenai kerja sama senjata tersebut.
"Segera setelah ada hasil konkrit, kami akan jelaskan lebih rinci lagi," tuturnya.
Baca juga:
Makin mesra, Rusia yakin AS ingin bekerja sama atasi konflik Suriah
Dubes Rusia: Kita tidak punya hak atas Snowden
Serangan AS tewaskan banyak warga sipil, jauh di atas Rusia
Mayoritas rakyat Amerika takut perang, anggap Rusia musuh
Perdagangan senjata dunia capai rekor sejak era Perang Dingin