Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mayoritas rakyat Amerika takut perang, anggap Rusia musuh

Mayoritas rakyat Amerika takut perang, anggap Rusia musuh Warga AS rayakan Black Friday. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Hampir dua per tiga warga Amerika Serikat mengaku khawatir negaranya akan terlibat lagi dalam perang besar dalam empat tahun ke depan. Hal itu terungkap dalam survei yang dilakukan NBC News bersama SurveyMonkey.

survei warga as soal perang dan rusia

Sekitar 36 persen, mayoritas mengaku takut jika AS kembali terlibat dalam perang besar, sementara 30 persen lainnya sedikit khawatir. Sedangkan seperempat persen menyatakan tidak terlalu khawatir dan hanya delapan persen yang menyebut tidak merasa khawatir.Dari angka tersebut, mayoritas pengisi poling merupakan pemilih Demokrat, yang jumlahnya mencapai 88 persen, sebaliknya Republikan tidak terlalu khawatir. Sekitar 4 dari 10 mengaku takut jika terjadi perang dan 60 persen sisanya tidak takut.Selama acara pelantikan Presiden Donald Trump, dia menjanjikan 'Amerika yang Pertama' dan kebijakan yang dibuatnya akan memprioritaskan kepentingan nasional dibanding internasional.

survei warga as soal perang dan rusia

Dari studi di atas, justru mayoritas warga AS (62 persen) berpikir negaranya ambil bagian dalam kepentingan bersama para sekutunya, termasuk jika harus berkompromi dengan mereka.Dalam Konferensi Keamanan di Munich pekan lalu, Wakil Presiden Mike Pence dan Menteri Pertahanan James Mattis menghabiskan waktu untuk memastikan sekutunya di Eropa berkomitmen dengan NATO dan Uni Eropa. Di mana memang sebagian besar rakyat AS menganggap NATO berpengaruh positif terhadap negaranya, dengan mayoritas di antaranya menyebut persekutuan itu sangat baik.

survei warga as soal perang dan rusia

Sejak Trump duduk di kursi kepresidenan, beberapa pemimpin asing, seperti Kanselir Jerman Angela Merkel, menginginkan penguatan badan internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk melanjutkan dukungan multilateral di arena global.Warga AS sendiri menempatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa di posisi yang sangat baik, di mana 19 persen melihat lembaga tersebut sangat baik sebagai organisasi nasional, dan 42 persen menyebut sedikit bagus.

Rusia juga kembali menjadi sorotan keamanan nasional setelah penasihat keamanan Michael Flynn mengundurkan diri pekan lalu setelah aksi kontroversialnya dengan diplomat Rusia. Sementara Trump mengaku lebih memilih berhubungan baik dengan Rusia, sedangkan warganya sendiri menganggap negara itu sebagai musuh.

survei warga as soal perang dan rusia

Secara umum, 61 persen warga AS menyebut Rusia tidak bersahabat atau musuh bagi negaranya. Hanya tujuh persen yang menganggap Rusia sebagai sekutu, dan 28 persen menyebut negara itu sangat bersahabat tapi bukan sekutu.Hanya saja, Republikan dan simpatisannya justru terbelah untuk memandang Rusia sebagai sahabat atau sekutu (50 persen), sementara 49 lainnya menganggap Rusia tidak bersahabat dan musuh bagi AS. Sementara Demokrat dan pendukungnya berpikir sebaliknya, di mana 75 menganggap Rusia tidak bersahabat atau musuh.

survei warga as soal perang dan rusia

Sementara 73 persen Republikan di bawah 30 tahun memiliki pandangan positif terhadap hubungan Rusia dengan Amerika Serikat, hanya 31 persen Republikan berusia 65 tahun ke atas menganggap Rusia bersahabat dan sekutu. Tentu saja perbedaan usia ini bisa jadi pengalaman kalangan lanjut usia AS selama berlangsungnya perang dingin.

survei warga as soal perang dan rusia

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP