LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Presiden Zelensky Tuding Pemimpin Eropa Tak Bersikap Soal Serangan Rusia ke Ukraina

Zelensky yakin, belum terlambat menghentikan "agresi" Rusia manakala para pemimpin Eropa bertindak cepat, dan menyerukan warga di seluruh Uni Eropa untuk memprotes dan memaksa pemerintah mereka mengambil tindakan yang lebih tegas.

2022-02-25 20:02:33
Rusia Serang Ukraina
Advertisement

Pasukan Rusia disebut semakin mendekat ke Ibu Kota Kiev, Ukraina. Serangan Rusia sejak Kamis malam dikabarkan telah menyebabkan sedikitnya 137 orang meninggal dunia.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyayangkan situasi di negara tidak ditanggapi bijak oleh pemimpin negara Eropa. Termasuk menyampaikan seruan sebagai bentuk protes.

Berbicara di sebuah video, Zelensky menuding pemimpin Eropa tidak mengambil mengambil perannya.

Advertisement

"Seperti Perang Dunia Kedua, Anda mengatakan tidak akan pernah lagi. Tetapi ini terjadi dan Anda tidak melakukan banyak hal menyikapi kondisi ini," katanya seperti dilansir dari BBC, Jumat (25/2).

Zelensky yakin, belum terlambat menghentikan "agresi" Rusia manakala para pemimpin Eropa bertindak cepat, dan menyerukan warga di seluruh Uni Eropa untuk memprotes dan memaksa pemerintah mereka mengambil tindakan yang lebih tegas.

"Saya yakin Anda melihat ini - Anda semua, seluruh Eropa. Tapi kami tidak melihat apa yang akan Anda lakukan tentang ini, bagaimana Anda akan membela diri ketika Anda sangat lambat untuk membantu Ukraina."

Advertisement

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Viktorovich Lavrov mengatakan Moskow siap untuk bernegosiasi dengan Ukraina. Dengan catatan, Ukraina meletakkan senjata terlebih dahulu.

Dikutip dari Hindustan Times, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengecam serangan ini. Dia mengatakan, terakhir kali Kiev mengalami kejadian seperti ini adalah pada tahun 1941. Ketika itu, ibu kota diserang oleh Nazi, pasukan Jerman.

Pasukan Rusia telah habis-habisan dengan serangan mereka di Ukraina sejak pengumuman Presiden Vladimir Putin tentang operasi militer. Putin telah mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina - Donetsk dan Luhansk sebagai entitas independen.

Baca juga:
Warga Ukraina Ramai-Ramai Donorkan Darah untuk Tentara
Update: Militer Rusia Mulai Maju, Kota Kiev Masuk Fase Bertahan
CEK FAKTA: Video Pesawat Terbang Ini Bukan Serangan Udara Rusia ke Ukraina
Ukraina Membalas, Rudal Tochka-U Diluncurkan ke Lapangan Terbang Rusia
Assad Telepon Putin, Dukung Rusia Gempur Ukraina
Menlu Rusia: Moscow Siap Negosiasi dengan Ukraina
Kondisi Permukiman Warga Ukraina Hancur di Tengah Invasi Rusia

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.