Menlu Rusia: Moscow Siap Negosiasi dengan Ukraina
Merdeka.com - Sejak Kamis (24/2) militer Rusia menggempur habis wilayah Ukraina. Hingga Jumat (25/2), mereka hendak masuk ke pusat kota Kiev. Perang masih berlangsung di pinggiran ibu kota.
Sejumlah kota di Ukraina yang berbatasan langsung dengan Rusia telah diambil alih. Ratusan orang tewas. Gedung dan rumah hancur akibat perang tersebut.
Teranyar, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Viktorovich Lavrov mengatakan Moskow siap untuk bernegosiasi dengan Ukraina. Dengan catatan, Ukraina meletakkan senjata terlebih dahulu.
Dikutip dari Hindustan Times, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengecam serangan ini. Dia mengatakan, terakhir kali Kiev mengalami kejadian seperti ini adalah pada tahun 1941. Ketika itu, ibu kota diserang oleh Nazi, pasukan Jerman.
Pasukan Rusia telah habis-habisan dengan serangan mereka di Ukraina sejak pengumuman Presiden Vladimir Putin tentang operasi militer. Putin telah mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina - Donetsk dan Luhansk sebagai entitas independen.
Kementerian pertahanan Ukraina mengklaim, pasukannya berhasil menewaskan 800 orang militer Rusia. Lebih dari 30 tank mereka, tujuh pesawat dan enam helikopter telah dihancurkan.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya