Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Assad Telepon Putin, Dukung Rusia Gempur Ukraina

Assad Telepon Putin, Dukung Rusia Gempur Ukraina Serangan Rusia ke Ukraina. ©2022 REUTERS/Valentyn Ogirenko

Merdeka.com - Negara barat mengecam tindakan Rusia yang melancarkan invasi kepada Ukraina. Namun sebaliknya, Suriah justru mendukung langkah Presiden Rusia Vladimir Putin tersebut.

Dikutip dari Jerussalem Post, Jumat (25/2), Presiden Suriah Bashar Al Assad telah menelepon sahabatnya Putin. Dalam telepon tersebut, dilaporkan sikap Suriah mendukung Rusia mengenai Ukraina. Demikian pernyataan dari kepresidenan Suriah.

"Selama telepon, mereka berbicara tentang situasi di Ukraina dan operasi militer khusus oleh Federasi Rusia untuk melindungi penduduk sipil di wilayah Donbass," kata pernyataan itu.

"Yang Mulia (Assad) menekankan bahwa Suriah mendukung Federasi Rusia, berdasarkan keyakinannya akan kebenaran posisinya," tambahnya.

Sejak Kamis (24/2) militer Rusia menggempur habis wilayah Ukraina. Hingga Jumat (25/2), mereka hendak masuk ke pusat kota Kiev. Perang masih berlangsung di pinggiran ibu kota.

Sejumlah kota di Ukraina yang berbatasan langsung dengan Rusia telah diambil alih. Ratusan orang tewas. Gedung dan rumah hancur akibat perang tersebut.

Teranyar, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Viktorovich Lavrov mengatakan Moskow siap untuk bernegosiasi dengan Ukraina. Dengan catatan, Ukraina meletakkan senjata terlebih dahulu.

Dikutip dari Hindustan Times, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengecam serangan ini. Dia mengatakan, terakhir kali Kiev mengalami kejadian seperti ini adalah pada tahun 1941. Ketika itu, ibu kota diserang oleh Nazi, pasukan Jerman.

Pasukan Rusia telah habis-habisan dengan serangan mereka di Ukraina sejak pengumuman Presiden Vladimir Putin tentang operasi militer. Putin telah mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina - Donetsk dan Luhansk sebagai entitas independen.

Kementerian pertahanan Ukraina mengklaim, pasukannya berhasil menewaskan 800 orang militer Rusia. Lebih dari 30 tank mereka, tujuh pesawat dan enam helikopter telah dihancurkan.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP