PM Nepal: Korban tewas akibat gempa bisa capai 10 ribu jiwa
Jika angka itu tercapai maka itu lebih besar dari gempa pada 1934 yang menewaskan 8.500 orang.
Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala hari ini mengatakan kepada kantor berita Reuters, korban tewas akibat gempa Sabtu lalu bisa mencapai 10 ribu jiwa.
"Pemerintah berusaha semaksimal mungkin menyelamatkan korban dan menemukan jenazah. Ini saat yang paling sulit bagi Nepal," kata dia, seperti dilansir situs Huffington Post, Selasa (28/4).
Pejabat Kementerian Dalam Negeri menyatakan korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter itu sudah mencapai 4.349 orang. Jika korban tewas benar mencapai 10 ribu jiwa maka angka itu lebih besar dari gempa pada 1934 yang menewaskan 8.500 orang.
Kirala sedang berada di luar negeri ketika gempa terjadi. Dia baru kembali Ahad lalu. Perdana menteri itu sudah memerintahkan para pejabat setempat menggalang koordinasi buat operasi penyelamatan.
"Pemerintah butuh banyak tenda dan lebih banyak lagi obat-obatan. Orang-orang tidur di lapangan dan kena hujan. Lebih dari 7.000 orang luka. Upaya perawatan mereka akan jadi tantangan besar," kata dia.
Baca juga:
Menyedihkan, orang-orang ini selfie di lokasi gempa Nepal
Hilang kontak di Nepal, THC ragu anggotanya hubungi Ridwan Kamil
Tim DVI Polri kirim 2 personel bantu identifikasi korban gempa Nepal
4.000 jenazah korban gempa dikremasi massal di Nepal
Pernah bernasib sama, warga Aceh galang dana untuk gempa Nepal