Perkuat hubungan dengan RI, Uni Eropa gelar pameran wisata & budaya
Pameran ini menampilkan informasi menarik dari segi sejarah, budaya, dan destinasi wisata.
Uni Eropa menghentak Jakarta dengan pameran 22 negara anggota mereka dan tiga negara Eropa lainnya dengan acara bertajuk "Destination Europe". Pameran yang dihelat di Balai Kartini Jakarta ini berlangsung dalam dua hari (9-10 April 2016).
Acara yang dibuka oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Wakil Presiden Komisi Uni Eropa Federica Mogherini hari ini dikatakan sebagai simbol kuatnya hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa.
"Acara ini menjadi simbol kita berdua (Indonesia dan Uni Eropa) untuk memperkuat 'people to people contact', kemarin dalam pertemuan bilateral kita sudah membicarakan hal untuk memperkuat perdagangan, investasi, pariwisata, dan juga pendidikan. Kita juga bicara isu penting strategis lain, kegiatan ini mencerminkan dan mempererat hubungan masyarakat untuk saling kunjung," kata Menlu Retno usai membuka acara tersebut, Sabtu (9/4).
Menlu Retno menilai sektor pendidikan dan pariwisata adalah elemen penting yang membuat Uni Eropa dan Indonesia terus berkesinambungan.
"Pendidikan dan pariwisata merupakan elemen yang dapat memperkuat 'people to people' antara Uni Eropa dan Indonesia. Kita memiliki pondasi yang sangat kuat antar hubungan bilateral, sehingga menjadi tugas kita bersama untuk saling mengisi pondasi kuat ini melalui hubungan yang saling menguntungkan," terang Menlu Retno.
Menlu Retno menambahkan, angka wisatawan Uni Eropa yang berkunjung ke Indonesia jumlahnya hampir mencapai satu juta pertahunnya.
"Kedutaan Indonesia di luar juga melakukan hal yang hampir sama guna perkenalan budaya dan destinasi wisata yang ada di Indonesia," pungkasnya.
Baca juga:
Pameran wisata dan budaya Eropa, tiket pesawat gratis siap dibagikan
Uni Eropa-Indonesia percepat perundingan liberalisasi pasar
Bertemu Jokowi, Wapres Komisi Uni Eropa bahas teroris sampai migrasi
Uni Eropa kaji bebas visa untuk turis Indonesia
Eropa bakal pamer wisata hingga kuliner mereka di Indonesia