Penyelidikan dugaan senjata kimia di Suriah ditunda karena ada tembakan di lokasi
Penyelidikan dugaan senjata kimia di Suriah ditunda karena ada tembakan di lokasi. Stasiun televisi Suriah kemarin mengatakan tim penyelidik dari OPCW sudah memasuki Kota Douma namun Duta Besar Suriah untuk PBB Basyar Jaafari mengatakan baru tim keamanan PBB saja yang masuk ke kota itu.
Tim ahli internasional dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) hari ini memasuki Kota Douma, Suriah, untuk menyelidiki dugaan penggunaan senjata kimia yang memicu serangan Amerika Serikat ke Suriah Jumat lalu.
Namun tugas mereka terpaksa ditunda karena ketika ke lokasi hari ini terdengar suara tembakan.
Stasiun televisi Suriah kemarin mengatakan tim penyelidik dari OPCW sudah memasuki Kota Douma namun Duta Besar Suriah untuk PBB Basyar Jaafari mengatakan baru tim keamanan PBB saja yang masuk ke kota itu.
Dilansir dari laman Al Araby, Rabu (18/4), tim keamanan PBB mengatakan ada masalah keamanan, termasuk suara tembakan di lokasi yang membuat tugas tim penyelidik terpaksa ditunda.
Kabar itu dibeberkan seorang sumber kepada kantor berita Reuters.
Laporan lain menyebutkan tim PBB disambut dengan demo warga yang menuntut bantuan kemanusiaan lalu terdengar tembakan yang membuat tim PBB mundur.
Sumber di PBB mengatakan tim OPCW tampaknya tidak akan ke lokasi hari ini tanpa merinci soal insiden terdengar suara tembakan. Tim penyelidik tiba di Damaskus awal pekan ini.
Baca juga:
Intelijen Israel sebut serangan rudal AS ke Suriah pekan lalu gagal
Suriah izinkan penyidik senjata kimia memasuki Douma hari ini
'Perang nyata berikutnya di Suriah: Iran versus Israel'
Stasiun TV Rusia serukan warga bersiap hadapi Perang Dunia Ketiga
Mantan vokalis Pink Floyd sebut White Helmets alat propaganda Barat di Suriah