Pemilu Malaysia jatuh pada 9 Mei mendatang
PM Najib akan berhadapan dengan penantang cukup tangguh yakni mentornya yang kini jadi pemimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan, Dr. Mahathir Mohamad.
Komisi Pemilihan Umum menetapkan hari pemilu ke-14 Malaysia jatuh pada 9 Mei mendatang. Nama-nama kandidat akan diumumkan pada 28 April mendatang sementara periode kampanye dari masing-masing kandidat akan berlangsung selama 11 hari.
Sejauh ini, sudah ada dua kandidat yang dipastikan akan bersaing dalam bursa capres tahun ini.
Perdana Menteri Najib Razak, pemimpin koalisi yang telah memerintah Malaysia sejak masa kemerdekaan Barisan Nasional (BN) kembali mencalonkan diri menjadi presiden meski dibayangi skandal korupsi perusahaan investasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
PM Najib akan berhadapan dengan penantang cukup tangguh yakni mentornya yang kini jadi pemimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan, Dr. Mahathir Mohamad.
Dilansir dari laman Channel News Asia, Selasa (10/4), Dr. Mahathir akan maju bersama Anwar Ibrahim yang merupakan mantan rivalnya untuk melawan PM Najib. Dr. Mahathir bergabung dengan partai Anwar yakni Partai Keadilan Rakyat setelah partainya sendiri, Parti Pribumi Bersatu Malaysia dibubarkan sehari sebelum PM Najib membubarkan parlemen.
Partai Dr. Mahathir dibubarkan lantaran gagal menyerahkan dokumen yang diperlukan ke badan yang mengawasi pendaftaran partai politik, Panitera Perhimpunan.
Baca juga:
PM Najib naikkan gaji PNS jelang pemilu Malaysia
Malaysia sahkan undang-undang anti-berita palsu jelang pemilu
Mahathir Mohamad dipilih jadi calon PM Malaysia tertua
Anggota partai pemerintah Malaysia gugat PM Najib Razak
Gerilya Anwar gulingkan Najib