Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota partai pemerintah Malaysia gugat PM Najib Razak

Anggota partai pemerintah Malaysia gugat PM Najib Razak Ainina Saadudin (tengah), politikus UMNO gugat PM Najib Razak. ©2015 Channel News Asia/Melissa Goh

Merdeka.com - Ainina Saadudin, anggota parlemen Malaysia dari Partai Barisan Nasional (UMNO) menggugat ketuanya sendiri, yakni Perdana Menteri Najib Razak. Gugatan hukum itu dilancarkan atas dugaan pemindahan dana badan usaha pemerintah 1MDB ke rekening pribadi sang perdana menteri.

Saadudin, politikus perempuan dari dapil Padang Matsirat, Kedah, mengaku tidak percaya pada penjelasan Najib soal uang senilai USD 650 juta yang mampir ke rekeningnya.

Channel News Asia melaporkan, Jumat (28/8), Saadudin mengatakan pengurus partai selain Najib tidak pernah mendengar adanya donasi untuk pemilu 2013 itu. Dia pun menunut ketua umum UMNO itu agar segera menyetorkan donasi ke kas partai.

"Tidak ada laporan arus kas masuk senilai (USD 650 juta) pada audit keuangan UMNO 2013 maupun 2014," kata Saadudin.

Sebelumnya, Najib serta Komisi Antirasuah Malaysia mengatakan uang yang mengalir ke rekening Najib berasal dari Timur Tengah, bukan dari 1MDB. Jumlahnya senilai USD 650 juta, diniatkan sebagai sumbangan politik dari tokoh di Timur Tengah yang bersimpati pada UMNO, sehingga tidak untuk kepentingan pribadi.

Gugatan Saadudin itu dilaporkan ke pengadilan Kuala Lumpur. Politikus ini mengaku tidak berusaha mencari sensasi. "Gugatan ini penting bagi partai untuk membersihkan nama baiknya yang tercoreng karena kasus yang melibatkan perdana menteri," ungkapnya.

pm najib razak dan istrinya

Pemerintah Malaysia sedang gencar-gencarnya menyerang balik semua pihak yang mempertanyakan kelanjutan kasus 1MDB. Sejak kemarin, situs bersih.org yang mengajak jutaan masyarakat berunjuk rasa menuntut Najib mundur, diblokir. Surat izin demonstrasi yang diajukan ke polisi oleh para pegiat demokrasi itu juga ditolak.

Pihak-pihak dari UMNO yang berani mengkritik Najib bahkan dicopot. Misalnya Wakil Perdana Menteri Muhyiddin Yasin, yang minta Najib menjelaskan secara transparan kasus 1MDB.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP