PBB: Perang Israel Sebabkan 90 Persen Populasi Gaza Terpaksa Mengungsi
Israel juga membunuh sekitar 53.000 warga Palestina di Gaza selama perang genosida berlangsung dari Oktober 2023.
Perang genosida Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza telah mengakibatkan krisis kemanusiaan yang mengerikan. Laporan terbaru dari Badan PBB untuk Pengungsi Palestina atau UNRWa menunjukkan fakta yang memprihatinkan: 90 persen penduduk Gaza, sekitar 1,9 juta warga Palestina, terpaksa mengungsi,
Pernyataan ini disampaikan saat warga Palestina memperingati 77 tahun peristiwa Nakba, ketika mereka diusir dari tanah air mereka karena serangan geng-geng Zionis saat pembentukan negara pendudukan Israel. Nakba atau bencana diperingati setiap tanggal 15 Mei.
“Pada tahun 1948, lebih dari 700.000 warga Palestina mengungsi dari kota-kota dan desa-desa mereka. Peristiwa ini dikenal sebagai Nakba,” jelas UNRWA, dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (16/5).
“77 tahun kemudian, warga Palestina terus mengungsi secara paksa.”
UNRWA menambahkan, perang Israel telah memaksa 90 persen penduduk meninggalkan rumah mereka.
“Beberapa telah mengungsi 10 kali atau lebih.”
Pemindahan paksa ini bukan hanya mengakibatkan kehilangan tempat tinggal, tetapi juga akses terbatas terhadap makanan, air bersih, perawatan kesehatan, dan keamanan.
Sejak Oktober 2023, tentara Israel telah melakukan serangan brutal di Jalur Gaza, membunuh lebih dari 53.000 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.