LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Panglima Perang Israel Berjanji Bakal Bangun 'Negara Yahudi' di Tepi Barat

Dalam beberapa waktu terakhir, terjadi lonjakan pencurian tanah dan pengusiran paksa warga Palestina di Tepi Barat.

Senin, 02 Jun 2025 16:27:00
kejahatan israel
Panglima Perang Israel Berjanji Bakal Bangun 'Negara Yahudi' di Tepi Barat (merdeka.com)
Advertisement

Menteri Pertahanan sekaligus panglima perang Israel, Israel Katz, berjanji pada 30 Mei bahwa Tel Aviv akan membangun “negeri Yahudi Israel” di Tepi Barat yang diduduki. Hal ini disampaikan sebagai penolakan atas pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang menyatakan mengakui negara Palestina merupakan "kewajiban moral".

“Mereka akan mengakui negara Palestina di atas kertas, dan kami akan membangun negara Yahudi-Israel di tanah. Kertas itu akan dibuang ke tong sampah sejarah, sementara Negara Israel akan berkembang dan makmur,” kata Katz, dikutip dari The Cradle, Senin (2/6).

“Ini adalah momen bersejarah bagi permukiman di Yudea dan Samaria (Tepi Barat), yang akan memperkuatnya sebagai tembok pelindung Israel, dan juga akan memperkuat keamanan di wilayah ini,” tambahnya.

Perkataannya itu mengacu pada proyek permukiman ilegal terbaru di Tepi Barat yang diduduki.

Advertisement

Katz menambahkan bahwa ini adalah “respons telak terhadap teroris” yang mencoba “merusak dan melemahkan cengkeraman kami atas wilayah ini,” dan “pesan yang jelas kepada Macron dan sekutunya.

Sebagai balasan atas Macron, ia mengatakan “Jangan mengancam kami dengan sanksi karena kalian tidak akan membuat kami bertekuk lutut. Negara Israel tidak akan menundukkan kepalanya terhadap ancaman. Kami adalah orang-orang dengan sejarah yang panjang dan mulia. Kami akan berdiri tegak dan terus memimpin Israel di jalan yang aman dan kuat, hingga meraih kemenangan.”

Advertisement

Kementerian Luar Negeri Israel juga merilis pernyataan yang menuduh Prancis melancarkan “perang salib melawan negara Yahudi.”

Sebelumnya, Macron mengatakan pada Jumat (30/5) bahwa negara-negara Eropa harus mengambil sikap yang lebih tegas terhadap Israel atas tindakannya di Gaza. Ia memperingatkan bahwa jika situasi kemanusiaan di Gaza tidak segera membaik, Prancis akan mempertimbangkan untuk menerapkan sanksi terhadap Israel. Hal ini menandakan “sikap kolektif” baru yang lebih keras dari Uni Eropa (UE)

Macron juga mengatakan mengakui negara Palestina adalah “kewajiban moral” dan “kewajiban politik.” Dalam beberapa hari terakhir, Prancis semakin menunjukkan dukungannya untuk mengakui negara Palestina, seiring dengan negara-negara Uni Eropa yang mengutuk keras operasi brutal Israel yang baru, yakni Gideon’s Chariots. Operasi tersebut terus mencegah masuknya bantuan kemanusiaan dalam jumlah yang cukup ke Gaza.

Lonjakan Perampasan Tanah

Bulan depan, Paris dan Riyadh akan menjadi ketua bersama konferensi PBB yang bertujuan untuk membangkitkan kembali gagasan solusi dua negara.

Di Tepi Barat yang diduduki, Israel mempercepat rencana untuk mencaplok wilayah yang telah diduduki secara ilegal oleh tentara Israel selama perang 1967.

Pemerintah Israel menyetujui 22 pemukiman Yahudi baru di Tepi Barat yang diduduki pada 29 Mei. Hal ini menyusul lonjakan perampasan tanah, pengusiran paksa, dan kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah tersebut.

Awal bulan ini, kabinet Israel memilih untuk mengambil tanggung jawab penuh atas pendaftaran tanah di Area C Tepi Barat yang diduduki. Wilayah tersebut mencakup sekitar 60 persen rumah bagi sebagian besar pemukiman Israel.

Advertisement

Reporter Magang: Devina Faliza Rey

Berita Terbaru
  • Bulog Maluku-Malut Lampaui Target Pengadaan Beras, Perkuat Cadangan Pangan Nasional
  • Golkar Tegaskan Pluralisme Lewat Perayaan Paskah Nasional 2026, Buka Ruang untuk Semua
  • Pajak Kendaraan Listrik DKI Jakarta: Antara Insentif dan Arahan Pusat
  • Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel Muda untuk Atasi Beban Kerja Berat
  • OJK dan TPAKD Maluku Tengah Perkuat Inklusi Keuangan, Sasar Warga Belum Terlayani
  • berita update
  • israel
  • kejahatan israel
  • palestina
  • tepi barat
  • yahudi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
H
Reporter Hari Ariyanti
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.