Pangeran Saudi diduga perkosa lima perempuan di rumahnya
Rumah mewahnya terletak di Beverly Hills, Amerika Serikat.
Polisi Los Angeles, Amerika Serikat, mengatakan seorang pangeran asal Arab Saudi diduga memerkosa lima perempuan di rumah mewahnya di Beverly Hills.
Ketika polisi tiba di rumah pangeran Saudi itu pada Rabu lalu sekitar pukul 12.45 waktu setempat karena dihubungi warga, ada kerumunan orang berkumpul di depan rumah seharga Rp 540 miliar itu, seperti dilansir the Daily Beast, Jumat (25/9).
Setelah mewawancarai beberapa orang, polisi kemudian menangkap Majid Abdulaziz Al-Saud, pangeran Saudi berusia 28 tahun atas tuduhan setidak memaksa seorang perempuan untuk melakukan oral seks kepadanya.
"Empat korban lainnya menuding perlakuan sama terhadap mereka, termasuk ancaman," kata juru bicara kepolisian Los Angeles. Para korban mengatakan kejadian itu tidak terjadi di hari yang sama.
Seorang tetangga mengatakan kepada Los Angeles Times, dia sempat melihat seorang perempuan (sepertinya pembantu) dalam keadaan gemetar dan berdarah-darah berusaha melompati pagar setinggi 2 meter di rumah itu.
Setelah sempat ditahan polisi, pangeran Saudi itu akhirnya dibebaskan dengan membayar uang jaminan senilai Rp 4,3 miliar. Dia akan menjalani persidangan pada 19 Oktober mendatang.
Polisi mengatakan pangeran itu tidak memiliki kekebalan hukum tapi mereka masih berkonsultasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri.
Hingga berita ini diturunkan pihak Kedutaan Arab Saudi di Washington D.C belum berkomentar dengan alasan mereka masih libur Idul Adha.
Baca juga:
Mahasiswa WNI di Australia diadili atas tuduhan perkosa lelaki
Harusnya jadi contoh, para pemuka agama ini justru berbuat cabul
Wanita-wanita ini berhasil lolos dari nafsu bejat pemerkosa
Dendam dipaksa jadi budak seks, wanita Yazidi bunuh komandan ISIS
Tak ada puasnya, pria-pria beristri dua ini masih berbuat cabul