Pangeran bin Salman: Saudi berpotensi perang lawan Iran 10-15 tahun lagi
Pangeran bin Salman: Saudi berpotensi perang lawan Iran 10-15 tahun lagi. Dia menyerukan komunitas internasional untuk menjatuhkan sanksi ekonomi dan politik lebih berat kepada Teheran untuk menghindari 'konfrontasi langsung'.
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman memberi sinyal kemungkinan perang dengan Iran dalam waktu 10-15 tahun mendatang.
Menurut laporan media Turki, Anadolu Jumat lalu, bin Salman menyerukan komunitas internasional untuk menjatuhkan sanksi ekonomi dan politik lebih berat kepada Teheran untuk menghindari 'konfrontasi langsung'.
"Sanksi akan memberi tekanan bagi rezim Iran," ujar bin Salman kepada Wall Street Journal pekan lalu dalam kunjungannya ke Washington, Amerika Serikat, seperti dilansir laman Middle East Monitor, Selasa (3/4). "Kita harus melakukan ini untuk menghindari konflik militer, Jika gagal maka kemungkinan kita akan berperang melawan Iran dalam 10-15 tahun mendatang."
Pangeran bin Salman yang sering disebut MBS mengklaim pasukan koalisi dipimpin negaranya adalah 'pilihan terbaik' untuk mengatasi krisis Yaman. Pangeran berusia 32 tahun itu juga menyebut rudal yang diluncurkan pemberontak Huthi di Yaman ke Arab Saudi menunjukkan kelemahan mereka. Dia mengatakan dengan meluncurkan rudal maka itu menandakan mereka ingin menunjukkan kekuatan pamungkas sebelum kalah.
Disinggung soal terorisme, MBS kembali menyebut kelompok Ikhwanul Muslimin sebagai biang terorisme.
"Mereka adalah tempat pembiakan teror," kata dia.
Baca juga:
Putra Mahkota Saudi ingin pasukan AS tetap berada di Suriah
Ketika Putra Mahkota Saudi bertemu pemimpin Yahudi di Amerika
Pangeran bin Salman 'merasa dipermalukan' saat Trump pamer penjualan senjata ke Saudi
Diwawancara di Amerika, ini pandangan putra mahkota Saudi soal Islam sampai wanita
Saat Putra Mahkota Arab Saudi temui Trump di Gedung Putih
Saudi sepakat beli 48 jet tempur Inggris